Home Parlemen & Politik Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, KPU Muratara Gunakan Sirekap di Tingkat TPS

Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, KPU Muratara Gunakan Sirekap di Tingkat TPS

0
Pelaksanaan simulasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muratara 2020

MURATARA,PE- Jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang akan berlansung pada 9 Desember 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muratara menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan ditingkat TPS dalam Pilkada serentak 2020 mendatang, Minggu (22/11).

Pelaksanaan simulasi dipusatkan di Balai Desa Tanjung Beringin Kecamatan Rupit Sabtu (21/11/20), dan turut dihadir Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Bawaslu Muratara. Dalam pelaksanaan simulasi yang juga serentak dilaksanakan di Kabupaten/kota se Indonesia itu, KPU menerapakan aplikasi sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) ditingkat TPS dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 nanti.

Ardiyanto, Komisioner KPUD Muratara disela-sela kegiatan simulasi mengatakan, kegiatan itu adalah sebagai contoh atau gambaran saat pelaksanaan pemilihan di Pilkada Muratara yang akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang. Dimana dalam pelaksanaan nanti, ada perbedaan dari Pemilu-pemilu sebelumnya, karena dalam masa pandemi Covid-19.

“Untuk itulah dalam pelaksanaan nanti walaupun kita masih dalam situasi pandemi, namun kita harus tetap melaksanakan itu dengan catatan harus mematuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak. Mari kita ciptakan Pilkada yang damai, aman dan tentram, agar pelaksanaan pada 9 Desember mendatang bisa berjalan sesuai harapan,” pintanya.

Sementara Hendri Alma Wijaya, Komisioner KPU Sumsel Devisi Perencanaan Data dan Informasi yang turut hadir dalam kegiatan itu menyampaikan, simulasi pelaksanan Pilkada itu serentak juga berlangsung di setiap kabupaten/kota se Indonesia yang melaksanakan Pilkada.

Dimana dalam pelaksanaan simulasi itu, lanjutnya, disetiap Kabupaten/kota hanya satu TPS yang akan dijadikan tempat percontohan. Oleh karena itu untuk mengajak masyarakat hadir ke acara simulasi juga, tentunya penyelenggara harus mempunyai trik tersendiri untuk bisa mengumpulkan masyarakat guna ikut melaksanakan simulasi Pilkada tersebut.

“Untuk itulah kami berharap semua pihak bisa diajak kerjasama, bukan hanya KPU, tetapi semua pihak harus berperan dalam mensukseskan pilkada 2020 ini, seperti perlunya dukungan dari APH, Bawaslu, dan masyarakat serta rekan-rekan pers. Tentunya kita berharap dalam pelaksanaan Pilkada nanti, tidak menimbulkan klaster baru dimasa pandemik Covid-19 ini,” harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here