Home Headline News Diduga Money Politic, Mobil Dinas Tertangkap Satgas

Diduga Money Politic, Mobil Dinas Tertangkap Satgas

0
Penggeledahan mobil dinas yang tertangkap tangan diduga hendak melakukan praktik money politic....

Didapati Amplop Berisi Uang dan Pakai Plat Palsu

PALI.PE – Diduga melakukan politik uang atau money politic, mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tertangkap tangan oleh Satgas Anti Politik Uang yang dibentuk Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati PALI nomor urut 1 Devi Harianto – Darmadi Suhaimi (DHDS).

Didalam mobil Toyota Avanza warna silver yang menggunakan plat palsu BH 99 tersebut, berisikan tiga orang yang diduga salah seorangnya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab PALI serta seorang warga biasa.

Ketiga orang tersebut diamankan saat berada di pemukiman warga kawasan Sumberejo, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, pada Selasa (8/12) sekitar pukul 00.30 WIB. Tiga orang yang diamankan itu diketahui bernama Agam Danil Umbaras sebagai sopir dan diduga ASN, Ujang Pratama Ardiansyah diduga TKS, dan Regi Mandala Putra.

Penangkapan itu bermula saat Tim Satgas Anti Politik Uang mencurigai mobil yang dikendarai ketiga orang tersebut sehingga langsung melakukan pengejaran dengan mobil, dan menghentikan mobil tersebut di lokasi kejadian karena tidak bisa melaju karena terjebak jalan buntu. Setelah melakukan beberapa pertanyaan terhadap penumpang mobil, akhirnya ketiga warga dan mobil tersebut langsung dibawa ke Bawaslu Kabupaten PALI.

Setiba di Sekretariat Bawaslu PALI, dari pantauan dilapangan situasi sempat memanas lantaran kantor Bawaslu PALI tertutup dan terkunci dari dalam, hanya dihuni tiga staf yang sedang beristirahat serta petugas kepolisian yang melakukan pam.

Hampir sekitar 3 jam lebih menunggu, akhirnya dua komisioner Banwaslu PALI dari Divisi Pengawasan dan Penindakan, Iwan Dedi dan Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi, Basrul, akhirnya datang, dan menerima laporan awal yang langsung mendampingi melakukan pengeledahan di dalam mobil tersebut. Penggeledahan dilakukan langsung oleh Agam, disaksikan pihak Banwaslu PALI, Ketua Gakumdu Pilkada PALI dan media.

Begitu dilakukan pengeledahan, ternyata ditemukan satu kantong plastik berwarna putih bening yang tersimpan dibawah jok mobil depan sebelah kiri berisikan sembilan amplop yang sudah berisi uang dengan total semuanya Rp1,1 juta, uang pecahan Rp100 ribu.

Tak hanya itu, didalam mobil tersebut juga ditemukan nopol dinas plat merah BG 1491 PZ, yang merupakan play asli mobil tersebut tersimpan di bagasi bagian belakang mobil, dan beberapa berkas Pemda Kabupaten PALI. Dari keterangan Iwung yang merupakan warga Talang Ojan, Kelurahan Talang Ubi Utara selaku orang yang pertama kali melakukan pencegatan mobil tersebut mengatakan, warga yang berada di dalam mobil tersebut sempat ditanyanya terlebih dahulu.

“Kami sempat menanyakan ke orang-orang yang berada didalam mobil Avanza ini. Mereka menjawab, jika sedang melakukan pengecekan tanah. Karena tidak percaya, jadi kami bawa mobil dan ketiga orang ini ke Bawaslu PALI untuk ditindaklanjuti,” ucapnya yang juga Satgas Anti Politik Uang.

Sementara, Ketua Banwaslu PALI Heru Muharam, melalui Divisi Pengawasan, Iwan Dedi didampinggi Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi, Basrul mengatakan, pihaknya akan memproses laporan yang telah masuk sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Terkait katanya adanya satu PNS dari ketiga orang tersebut, berdasarkan KTP yang dimiliki, saat kita lihat pekerjaanya sebagai wiraswasta. Tapi, kita akan melakukan pengecekan kebenaran tersebut apakah memang benar PNS atau bukan,” tukasnya.JOE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here