Home Headline News Kado Bagi Warga Sumsel di Akhir Tahun, Gubernur Resmikan Jembatan Musi 6

Kado Bagi Warga Sumsel di Akhir Tahun, Gubernur Resmikan Jembatan Musi 6

0
Jembatan Musi VI bertabur lampu LED warna-warni. Jembatan menghubungkan Jalan Paki Usman di Seberang Ulu dan Jalan Sultan Mansyur di Seberang Ilir ini, diresmikan penggunannya oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Rabu (30/12) malam.

PALEMBANG, PE – Masyarakat Sumatera Selatan mendapat kado istimewa di akhir tahun 2020, yakni Jembatan Musi VI, yang menghubungkan Jalan Paki Usman di Seberang Ulu dan Jalan Sultan Mansyur di Seberang Ilir.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan penggunaan Jembatan Musi 6, Rabu (30/12) malam. Namun untuk sementara, jembatan belum bisa digunakan untuk umum hingga tanggal 5 Januari 2021 mendatang.

“Takutnya nanti jadi klaster (covid-19). Apalagi ini malam tahun baru besok. Sementara kita ada kebijakan malam tahun baru di rumah saja,” kata Herman Deru kepada awak media seusai meresmikan Jembatan Musi 6.

Dikatakan, banyak manfaat dari selesainya jembatan ini. Yakni mendekatkan kawasan Seberang Ilir dan Seberang Ulu, khususnya Kecamatan Ilir Barat II, Gandus, Ilir Barat I, dan Bukit Kecil.

“Mereka yang datang dari arah Jambi lewat Soekarno Hatta tidak harus ke Musi II, jika ada yang ingin dikunjungi di Kertapati. Bisa langsung lewat sini. Tidak harus lewat kota,” ucapnya.

Menurutnya, di Palembang sudah dibangun beberapa jembatan yang melintasi Sungai Musi. Yakni Jembatan Ampera (Musi 1), yang dibangun tahun 1960-an. Lalu Jembatan Musi II, Jembatan Musi IV, dan Jembatan Musi VI. Pertanyaannya, di mana Jembatan Musi III.

“Jembatan Musi III masih dalam proses pengkonsepan dengan Pemerintah Kota. Kalau memang nanti disetujui konsepnya oleh Komite Keselamatan Jalan, Jembatan, Terowongan, kita ingin buat jembatannya di bawah air (under water). Kita buat terowongan. Tapi ini masih dalam pengkajian,” tukasnya.

Jembatan Musi IV, ia melanjutkan, nantinya akan dipasangi lampu LED yang sama seperti Jembatan Musi VI. Sedangkan Jembatan Musi V masih dalam pembangunan.

“Jembatan Musi V masuk dalam Tol Kapal Betung (Kayuagung, Palembang, Betung). Berfungsinya tol akan berfungsi juga jembatan Musi V,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Jalan Paki Usman akan dilebarkan selebar Jembatan Musi VI sejauh 300 meter, untuk tembus ke Jalan Wahid Hasyim, Kertapati.

“Sudah teranggarkan untuk pembangunannya tahun 2021 ini. Sudah ada kesepakatan ganti rugi dengan warga yang rumahnya terkena pembangunan. Yakni sebanyak tujuh rumah,” ucapnya.

Jembatan ini, ia mengatakan, sebagai kado kepada masyarakat di akhir tahun 2020. “Uangnya juga dari masyarakat Sumatera Selatan. PAD yang kita terima, kita jadikan APBD dan akhirnya jadi jembatan ini,” tukasnya.

Kepala Dinas PUBM dan Tata Ruang Povinsi Sumatera Selatan Darma Budhy dalam sambutannya menjelaskan spesikasi Jembatan Musi VI. Yakni panjang jembatan 925 meter, lebar 11,5 meter, kapasitas daya dukung jembatan 10 ton. Umur rencana 50 tahun. Jumlah lampu yang dipasang di sepanjang jembatan sebanyak 1327 bola lampu.

“Jembatan Musi VI ini menghubungkan Seberang Ulu, yakni Jalan Paki Usman dan Seberang Ilir yakni Jalan Sultan Mansyur. Diharapkan nanti mampu mengurai kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman yang membebani Jembatan Ampera,” terangnya.

Progres Jembatan Musi VI, dikatakan dia, sudah seratus persen. Uji pembebanan sudah dilaksanakan pada 22-23 Desember 2020. Saat ini sudah dalam proses pengajuan laik fungsi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Pembangunan Jembatan Musi VI melalui tiga tahapan dengan jumlah anggaran Rp548.549.567.000. Dilaksanakan mulai dari tahun 2015 hingga 2020,” ucapnya.

Walikota Palembang Harnojoyo dalam sambutannya mengatakan, tidak gampang dalam mendapatkan jembatan ini. Pertama kali jembatan yang melintasi Sungai Musi dibangun di Palembang, yakni Jembatan Ampera tahun 1962. Baru 20 tahun kemudian di tahun 1982 dibangun Jembatan Musi II. Kemudian 2015 bersamaan dibangun Jembatan Musi IV dan Musi VI.

“Alhamdulillah tahun 2018 Jembatan Musi IV sudah selesai kita resmikan. Dan sekarang Jembatan Musi VI. Kami mewakili masyarakat Kota Palembang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur. Malam hari ini kita dapat meresmikan Jembatan Musi VI,” ujarnya.

Dengan adanya jembatan ini, ia berharap kemacetan di Kota Palembang, khususnya di kawasan Jalan Sudirman yang melintasi Jembatan Ampera, bisa teratasi.

Peresmian itu ditandai dengan membunyikan sirine oleh Gubernur Sumsel. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Dalam peresmian tersebut, Gubernur bersama rombongan meninjau hingga ke ujung jembatan, sembari menyapa warga di kawasan Seberang Ulu. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here