Home Palembang Berharap RUU Masyarakat Adat Bisa Disahkan Jadi Undang-udang

Berharap RUU Masyarakat Adat Bisa Disahkan Jadi Undang-udang

0
Penulis : H Albar Sentosa Subari SH SU, Ketua Pembina Adat Sumatera Selatan.

PALEMBANG, PE – Ketua Pembina Adat Sumatera Selatan Albar Sentosa Subari menyambut baik dimasukkannya Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2021 oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR pada rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1) silam. Apabila kelak RUU itu disahkan menjadi Undang-undang, maka berakhirlah penantian panjang selama 15 tahun lebih.

“RUU Masyarakat Adat masuk dalam salah satu dari 33 RUU yang disetujui masuk Prolegnas prioritas tahun 2021. RUU ini sudah ditunggu selama lebih dari 15 tahun. Tepatnya sejak hari peringatan masyarakat adat sedunia di TMII,” kata Albar Sentosa Subari, Sabtu (16/1).

Acara tersebut, ia mengatakan, dihadiri oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono beserta ibu Nani. Serta undangan lainnya, termasuk para menteri dan kedubes di Jakarta.

“Sebelum acara dimulai, utusan pemangku adat se-nusantara terlebih dahulu membacakan Deklarasi Jakarta tentang berdirinya Sekretariat Nasional Perlindungan Hak Konstitusional Masyarakat Adat. Dibacakan oleh Drs Anwar Salah dari Lembaga Adat Melayu Riau,” kenangnya.

Deklarasi itu, ia melanjutkan, berisi 4 wawasan. Pertama, berwawasan NKRI. “Kita pakai istilah NKRI, semula kebangsaan. Itu usul saya dari utusan Sumsel dan diterima rapat yang dipimpin Dr Saafroedin Bahar dari Komnas HAM,” tukasnya.

Lalu kedua, kebersamaan. Kemudian ketiga, berdaya guna dan berhasil guna, serta keempat berkeadilan dan berkepastian Hukum. “Mudah mudahan dalam tahun ini akan segera disahkan menjadi UU,” harapnya. CIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here