Home Headline News Penulis dan Pendakwah Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun

Penulis dan Pendakwah Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun

0

ISTANBUL.PE- Masih ingat dengan nama penulis sekaligus pendakwah Harun Yahya yang begitu kondang di Indonesia pada era 2000-an? Pria Turki yang juga dikenal dengan nama Adnan Oktar itu terbukti sebagai seorang kriminal.

Pengadilan di Istanbul, Turki telah menjatuhkan hukuman 1.075 tahun penjara kepada Oktar, Senin (11/1). Oktar bersama 235 orang lainnya telah didakwa melakukan sederet tindak kejahatan

Pria dengan nama pena Harun Yahya itu dianggap sebagai pemimpin aliran sesat serta organisasi kriminal dan menghadapi beragam dakwaan mulai dari spionase hingga pelecehan seksual. Penulis buku Atlas Penciptaan itu bersama puluhan pengikutnya bernama “kittens” ditangkap dalam penggerebekan serentak di seluruh negeri pada 2018.

Vonis dijatuhkan atas tuduhan mendirikan dan memimpin organisasi kriminal, spionase politik atau militer, membantu Gülenist Terror Group (FETÖ), pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, pelecehan seksual, perampasan kebebasan tentang seseorang, penyiksaan, gangguan hak atas pendidikan, pencatatan data pribadi dan membuat ancaman.

Jaksa penuntut mengatakan kelompok Harun Yahya sejak 1990-an menipu dan mencuci otak perempuan muda menggunakan dalil agama. “Anggota organisasi tersebut lalu memperkosa atau melecehkan wanita secara seksual dan memerasnya dengan berpura-pura bahwa perselingkuhan mereka direkam dalam video,” kata jaksa dalam dakwaan lansir kantor berita resmi Anadolu dikutip The Guardian, Selasa.

Adnan Oktar merupakan seorang yang tak lulus universitas. Ia menjadi terkenal pada tahun 1980-an ketika memiliki pengikut di kalangan mahasiswa.

Harun Yahya ditahan oleh kepolisian Istanbul pada tahun 2018 bersama lebih dari 200 tersangka lain di kelompoknya. Ia disebut seorang televangelis karena kerap berdakwah di televisi bersama para wanita berpakaian minim yang disebut “kittens”.

Adnan Oktar lahir di Ankara, Turki, pada tanggal 2 Februari 1956. Adnan Oktar menjalankan dua organisasi yang di dalamnya dirinya juga merupakan Presiden Kehormatan, yaitu Bilim Aratrma Vakf atau BAV (“Yayasan Penelitian Sains”, didirikan pada tahun 1990). Organisasi itu bertujuan untuk mempromosikan kreasionisme, serta Milli Deerleri Koruma Vakf (“Yayasan Perlindungan Nilai Nasional”, didirikan pada tahun 1995). RDO/JPNN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here