Home Opini TANJAK SEBAGAI WARISAN BUDAYA NEGERI PALEMBANG

TANJAK SEBAGAI WARISAN BUDAYA NEGERI PALEMBANG

0

Oleh : Kemas A.R. Panji, Mahasiswa Pascasarjana, UIN Raden Fatah Palembang

Limabelas bulan sudah “Tanjak Palembang” ditetapkan oleh Kementeri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai Warisan Budaya Tak benda (WBTb) Indonesia. Sertifikatnya yang bernomor 103612/MPK.E/KB/2019 tanggal 8 Oktober 2019 ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. Muhadjir Effendy. Dan kini Gubernur Sumatera Selatan, menginginkan kembali adanya pembagunan “Simbol Tanjak” pada bangunan di Sumatera Selatan diawali dengan pintu gerbang griya, dan jembatan musi 6, dan harapannya akan disusul oleh bangunan-bangunan lainnya.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru akan mewajibkan gedung-gedung yang ada di wilayah Sumsel menggunakan dan menampilkan simbol tanjak. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan karakteristik adat budaya dan kearifan lokal. “Saya canangkan (simbol tanjak) dan segera akan dibuatkan serta diedarkan pergubnya,” kata Herman Deru, Jumat (13/11/2020).

Menurut Herman Deru, tanjak yang kerap digunakan sebagai penutup kepala telah menjadi ciri khas kebudayaan di Sumsel meski motifnya berbeda antardaerah. Hal itu, kata dia, paling cocok untuk mewakili representasi kebudayaan lokal Sumatera Selatan.

Tanjak/Mahkota adalah salah satu perlengkapan Pakaianan Adat Negeri Palembang, (kini Provinsi Sumatera Selatan) yang dipakai oleh para bangsawan kesultanan pada saat itu. Dengan dihapuskannya Kesultanan Palembang Darussalam tahun 1823 oleh kolonial belanda, Tanjak masih tetap eksis dan dipakai oleh masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan sebagai simbol budaya bahkan hingga sampe saat ini terutama dalam acara-acara penting dan adat.

Tanjak dibuat dari kain persegi 4 yang dilipat sedemikian rupa hingga membentuk tanjak / Mahkota. Motif kain tanjak yang pertama kali dipakai adalah motif kerak mutung, dalam perkembangannya motif batik gribik dan jufri juga dipakai untuk pembuatan tanjak serta motif-motif lainnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here