Home Ekonomi Dampak Lain Pandemi Covid-19, Permintaan Pemasangan Indihome Meningkat

Dampak Lain Pandemi Covid-19, Permintaan Pemasangan Indihome Meningkat

0
Mustakim Wahyudi, General Manager PT Telkomsel Wilayah Telekomunikasi Sumsel

PALEMBANG, PE- PT Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Sumsel mengalami peningkatan pemasangan layanan internet melalui produk Indihome hingga 30 persen di 2020 lalu. Angka tersebut melesat seiring meningkatnya kebutuhan internet konsumen sepanjang penerapan Work From Home (WFH) dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari rumah karena pandemi Covid 19.

“Memang betul ada peningkatan kebutuhan internet yang terasa sejak April 2020 lalu, namun untuk sekarang cenderung stabil,” ujar Mustakim Wahyudi, General Manager PT Telkomsel Wilayah Telekomunikasi Sumsel.

Banyaknya pelanggan Indihome membuat perusahaan pelat merah ini juga harus menjaga kualitas layanan dengan menerapkan Be The Best Experience. Dengan menjaga layanan di titik-titik konsumen yang sudah menjadi pelanggan Indihome sekaligus sebagai upaya gerak cepat PT Telkom dalam mengatasi keluhan dari pelanggan.

“Jika ada keluhan dari layanan Indihome selama ini pelanggan menghubungi call center 147 tapi sekarang kita arahkan pelanggan untuk mengunduh aplikasi My Indihome,” ungkapnya.

Melalui aplikasi tersebut, Mustakim menjelaskan segala keluhan dari pelanggan akan langsung cepat ditanggapi, caranya juga cukup mudah hanya mengklik tombol klik lalu pelanggan menuliskan permasalahan yang dihadapi. Bahkan bukan hanya untuk menerima keluhan saja, aplikasi ini juga sangat memudahkan pelanggan yang akan meningkatkan layanan Indihome dan mengetahui informasi lainnya.

Saat ini, pelanggan dari segmen consumer (individu) yang memberikan kontribusi besar jumlah pelanggan dengan porsi 50 persen. Selain consumer, layanan Indihome yang menawarkan hingga 200 channel televisi ini juga bermain di segmen lain mulai dari segmen bisnis service (UMKM), enterprise (corporate, kampus dan perbankan), segmen government hingga segmen wholesale (isp).

“Kita juga menyesuaikan produk yang kita tawarkan, sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan apalagi kita fokus terhadap layanan dan untuk segmen sudah ada marketnya sendiri dan memperhatikan after sales,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya juga masih gencar untuk bisa menggaet pelanggan baru terutama di daerah Talang Kelapa yang dianggap masih potensial pasalnya dilokasi ini pertumbuhan perumahan baru tergolong pesat. Hanya saja, Mustakim mengaku untuk bisa menjual produk layanan Indihome ini masih membutuhkan cara tradisional seperti mengerahkan mobil ke lokasi yang dibidik (open table) hingga dari pintu ke pintu rumah konsumen.

“Cara tersebut masih perlu dilakukan karena konsumen juga masih perlu dijelaskan layanan apa saja yang bisa diterima, keunggulan layanan hingga harga,” jelasnya.

Upaya lain yang dilakukan Telkom juga fokus mengelola infrastruktur mengingat Telkom memiliki tiga domain bisnis yakni digital connectivity dengan menggunakan teknologi fiber optik, digital platform seperti data center, Internet of Things dan digital service. LA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here