Home Headline News Kantor Wali Kota Palembang Ditawarkan ke Investor

Kantor Wali Kota Palembang Ditawarkan ke Investor

0
Kantor Wali Kota Palembang. Foto: Palembang.go.id

PALEMBANG, PE -Pemerintah Kota Palembang menawarkan beberapa aset milik Pemkot kepada pihak ketiga, termasuk diantaranya kantor Wali Kota Palembang.

Ini dilakukan jika kantor Pemerintahan kota Palembang, jadi pindah ke Keramasan.

Hal ini diungkapkan Kepala DPMPTSP Kota Palembang, Ahmad Mustain, Jumat (5/3). Diakuinya, memang ada beberapa aset pemkot yang akan ditawarkan kepada pihak ketiga dalam bentuk BOT termasuk kantor Wali Kota.

“Rencananya kantor Wali Kota dan OPD akan pindah kantor ke Keramasan, terintegrasi dengan Kantor Pemerintah Provinsi. Kita dapat lahan hibah seluas 30 hektar sesuai perencanaan. Nanti akan semua terintegrasikan disana,” ujarnya.

Nantinya lanjut dia, kantor-kantor yang ada di kawasan Merdeka, terutama akan pindah ke Keramasan semua yang akan terintegrasi.

“Kantor-kantor yang ada di Jalan Merdeka itu merupakan aset yang kita miliki. Nah bagaimana aset ini bisa optimal, mungkin kedepan kawasan ini akan kita jadikan kawasan bisnis yang bisa kita tawarkan kepada pihak ketiga,” jelas dia.

Namun, kata dia semua ini masih dalam tahap pembahasan. Jika nanti pihak ketiga mau atau berkenan untuk BOT aset-aset Pemkot ini akan pihaknya fasilitasi.

“Tapi dengan catatan seperti Kantor Wali Kota itu kan ada gedung ledeng, nah ini harus dipertahankan gedungnya jangan sampai diubah jika nanti pihak ketiga mau mem-BOT kan ini,” ungkap dia.

Namun, jika nanti kita berandai-andai ada pihak ketiga yang berkenan dengan BOT ini, maka sebagai syarat harus meminta untuk sebagian dana dibangunkan kantor Wali Kota Palembang yang di Keramasan.

“Jadi kita ingin bangun kantor Wali Kota di Keramasan sebagai bagian dari perjanjian ini. Dengan demikian kita tak banyak keluar uang untuk bangun di Keramasan, dan yang di Merdeka bisa termanfaatkan dengan baik,” ungkap dia.

Kata Mustain, tak menampik sudah banyak pihak ketiga yang mulai tertarik karena kawasan merdeka ini kawasan pusat bisnis yang potensial.

“Namun, ini masih dalam pembahasan dan ada pihak ketiga yang ingin membangun hotel disana. Silakan saja tapi kan kalau mau dikantor Wali Kota tetap gedung ledeng ini dipertahankan,” beber dia.

Sementara itu, Wali Kota Palembang, H Harnojoyo mengatakan saat ini Pemkot masih menunggu hibah lahan dari Pemprov tersebut. “Kita masih menunggu jika nanti pindah, maka akan kita bicarakan nanti kelanjutannya,” tukasnya. DYN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here