Home Kriminal Dikeroyok 6 Orang, Warga Pauh Bersimbah Darah

Dikeroyok 6 Orang, Warga Pauh Bersimbah Darah

0
Petugas Polsek Rawas Ilir saat melakukan olah TKP kasus tewasnya Tobor, warga Rawas Ilir.

MURATARA,PE- Belum diketahui pasti motifnya hingga terjadi cekcok mulut antara korban Tobor (45), warga Desa Pauh I Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dengan 6 orang pelaku yang mendatangi pondoknya.

Soalnya akibat cecok mulut yang terjadi pada Rabu (7/4/21) itu, para pelaku yang datang sambil membawa senjata tajam jenis parang sempat terlibat perkelahian tak seimbang dengan korban. Dalam kejadian itu, korban tewas dengan sejumlah luka disekujur tubuhnya.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto SIK melalui Kapolsek Rawas Ilir IPTU A. Karim mengatakan, pada Rabu (7/4/21), sekitar pukul 18.30 WIB telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban Tabor meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi di KM 24 Dusun 7 Desa Beringin Makmur II, dimana kronologisnya berawal pada hari itu sekitar pukul 13.00 WIB, Bambang (35) teman satu desa korban, diajak korban masuk ke lokasi 24 Dusun 7 Desa BM II.

Sekitar pukul 14.00 WIB korban bersama temannya sampai ke lokasi, lantas mereka duduk sambil ngobrol di pondok Ipul (50) warga Muba, yang kebetulan bersebelahan dengan pondok korban. Setelah itu korban bersama temannya kembali ke pondoknya, lalu memasak nasi, kemudian istirahat.

“Kemudian pukul 18.30 WIB datang kurang lebih 6 orang yang 4 diantaranya membawa parang, sambil mengamuk dan menantang korban. Karena dalam kondisi takut Bambang langsung berlari ke arah belakang pondok, saat itulah terdengar suara jeritan korban,” ungkapnya.

Kemudian sekitar pukul 20.30 WIB, Bambang membali ke pondok korban dan melihat korban dalam keadaan terkapar dengan luka bacok disekujur tubuh. Namun pada saat ditemukan, korban masih dalam keadaan hidup dan kritis.

Selanjutnya Bambang menelpon orang tua korban, Amran, di Desa Pauh dan melaporkan kejadian tersebut, kemudian Bambang lari keluar dari lokasi. Mendapat informasi kejadian itu, Kapolsek Rawas Ilir bersama Kanit Reskrim dan personel Polsek Rawas Ilir langsung menuju ke TKP untuk melakukan tindakan kepolisian.

“Namun karena kendala kondisi jalan yang cukup parah dan susah dilalui, menghambat kami menuju TKP. Namun, korban berhasil dievakuasi, ” terang Kapolsek Rawas Ilir IPTU A. Karim. SON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here