Home Sumsel Muara Rupit Masih Banyak Kendaraan Dinas Muratara Kucing-kucingan Keluar Daerah

Masih Banyak Kendaraan Dinas Muratara Kucing-kucingan Keluar Daerah

0
Kendaraan dinas Muratara yang terjaring razia saat hendak keluar daerah

MURATARA,PE- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mulai 1 April 2021 semua kendaraan dinas tidak boleh keluar daerah selain kegiatan dinas, ternyata masih banyak dilanggar. Tak jarang ada saja kendaraan dinas, yang kucing-kucing untuk keluar daerah.

Berdasarkan data Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Muratara yang bertugas melakukan pemantauan ditunggu perbatasan Kabupaten Muratara menuju Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, tercatat masih banyak kendaraan dinas keluar daerah setiap sore hari dengan berbagai alasan.

Hal itu seperti diungkapkan langsung Septakarno, Kasi Binwaslu Satpol-PP Muratara saat ditemui diruangannya, Rabu (7/4/21). Dia mengatakan, sesuai instruksi Bupati per 1 Apri 2021 mulai dari Kepala Bagian (Kabag) maupun Eselon III keatas, harus tinggal Kabupaten Muratara, termasuk juga semua kendaraan dinasnya.

Berdasarkan instruksi itu, pihaknya telah melakukan pemantauan. Namun karena pada tanggal 1-4 itu akhir pekan, maka pihaknya mulai melakukan pemantauan pada tanggal 5-6 dan sampai kedepannya. Pada dua hari terakhir yang pihaknya lakukan pemantauan, dari jam 14.00 sampai dengan jam 18.00 WIB, hari pertama terjaring razia sebanyak 7 mobil dinas yang menuju melintas diperbatasan.

“Selanjutnya pada hari kedua terjaring sebanyak 6 mobil. Saat dihentikan dan ditanya, pengguna kendaraan itu mengeluarkan berbagai alasan untuk keluar daerah. Pada saat terjaring razia itu mobdin yang terjaring berbeda dengan hari sebelumnya, dan bahkan terpantau ada juga kendaran dinas yang diganti dengan plat kendaraan warna hitam,” sambungnya.

Diakuinya, tugas pihaknya sementara ini melakukan pemantauan dan terus melaporkan hal ini kepada Bupati. “Terkait akan dilakukan penindakan, nantinya akan ada pihak yang berwenang. Dalam pemantauan itu tidak hanya mobdin saja, namun motor dinas juga kami pantau. Hanya yang tidak boleh itu adalah mobil ambulance,” ungkapnya.

Ditambahkannya, terkadang pengendara yang membawa mobil dinas seperti kucing-kucingan dengan mereka. “Sesuai SK kita ditugaskan melakukan pemantauan dari pukul 14.00-18.00 WIB. Namun, mereka melintas diatas jam tersebut,” tutupnya. SON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here