Home Sumsel Lahat Warga Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

Warga Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

0
Warga Desa Lubuk Atung dan Trans Tembeling Jaya, Kecamatan Pseksu, bergotong royong memasang akses jembatan dari kayu sementara, Sabtu (3/4/2021). Foto : BERNAT/PALPRES

LAHAT, PE – Pasca ambruknya bentang jembatan beton sepanjang 50 meter dengan kedalaman 8 meter di Desa Lubuk Atung menghubungkan Dusun V Transmigrasi l dan ll Tembeling Jaya, Kecamatan Pseksu, Jumat (2/4/2021) silam, warga bergotong royong membuat akses jembatan darurat dari kayu dan papan.

Pantauan di lapangan, tampak warga ke dua dusun membersihkan tanah yang amblas, sekaligus memasang kayu sebagai rangka jembatan. “Hal ini dilakukan agar masyarakat beraktifitas berkebun dan membawa hasil bumi dengan sepeda motor ke pasar, dapat kembali berlangsung, ” jelas Kepala Desa (Kades) Lubuk Atung, Erica Vivilia, Sabtu (3/4/2021).

Erica menambahkan, akses tersebut hanya untuk sepeda motor, sedangkan kendaraan roda empat mesti melewati jalur bawah dengan menyeberangi Sungai Kikim. “Dengan begitu, hasil pertanian bisa dibawa walaupun menggunakan sepeda motor. Jangan sampai membusuk dan tidak terjual,” bebernya.

Senada, Triwandono warga Trans Tembeling Jaya mengemukakan, dirinya bersama penduduk lain langsung turun ke lokasi ambruknya jembatan. “Kita bantu dalam pembuatan penyeberangan darurat, supaya hasil pertanian bisa dijual ke pasar, dan tidak membusuk,” jelasnya.

Dirinya berharap kepada instansi terkait dapat segera memperbaikinya, sehingga ratusan ton pertanian bisa diangkut secara massal. “Kalau sudah diperbaiki, maka bisa ratusan ton dibawa dan petani bisa beraktifitas secara normal,” harap Tri. BRN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here