Home Ekonomi Berikut Ini Trik Jitu Disiplin Prokes Ala Pengelola Wahana Permainan di Palembang

Berikut Ini Trik Jitu Disiplin Prokes Ala Pengelola Wahana Permainan di Palembang

0

PALEMBANG, PE – Meski Palembang masuk zona merah, tidak menyurutkan warga Palembang menghabiskan libur lebaran ke pusat perbelanjaan salah satunya wahana permainan anak-anak yang diserbu warga. Hanya saja, warga yang sudah datang harus rela antri untuk mendapat giliran anaknya bermain pasalnya pengelola wahana permainan anak menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang masuk sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Seperti di Fun City yang terletak di lantai 3, pengunjung yang datang cukup banyak namun untuk masuk jumlah mereka dibatasi sesuai dengan jumlah orang yang keluar dari wahana tersebut. Hal tersebut dikatakan Muhammad Sadam, Leader Operasional Fun City yang mengaku sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk pengunjung yang masuk juga dibatasi hanya 30 orang saja, di dalam kita terapkan social distancing,” ungkapnya.

Selain itu, setiap pengunjung yang masuk wajib menggunakan masker termasuk anak-anak serta dianjurkan memakai hand sanitizer sebelum dan sesudah dari wahana permainan. Demi kenyamanan pengunjung, setiap mesin permainan yang sudah digunakan pengunjung langsung dibersihkan dengan cairan disinfektan.

Hal yang sama juga diterapkan di wahana permainan Amazonia, untuk jumlah pengunjung disesuaikan dengan jumlah pengunjung yang sudah selesai bermain. Kebijakan itu ditempuh untuk kenyamanan pengunjung selama bermain mengingat Palembang saat ini masuk dalam zona merah.

Sementara itu, Intan Indirayana, Markom Palembang Square mengatakan, sejak Ramadan hingga libur lebaran pihaknya ketat dalam penerapan protokol kesehatan. “Kita juga selalu memantau setiap tenant agar tidak menimbulkan kerumunan, caranya dengan membatasi jumlah pengunjung yang datang,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, pihaknya juga menerapkan buka tutup bagi kendaraan yang akan masuk ke mal bukan hanya berlaku untuk roda empat saja melainkan juga roda dua. Intan juga mengaku di setiap pintu masuk sudah disediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer sehingga disarankan pengunjung mencuci tangan sebelum masuk.

Setelah itu petugas juga akan melakukan cek suhu tubuh dan mewajibkan pengunjung menggunakan masker. “Kita juga sebagai pengelola mal memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung yang masuk yakni hanya sekira 50 persen dari kapasitas mal,” jelasnya. LA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here