Home Palembang Budayawan Palembang Ali Hanafiah 2 Kali Serahkan Koleksi Bersejarah ke Museum Negeri...

Budayawan Palembang Ali Hanafiah 2 Kali Serahkan Koleksi Bersejarah ke Museum Negeri Sumsel

0
Budayawan Ali Hanafiah menghibahkan koleksi tanjak miliknya kepada Kepala Museum Negeri Sumsel Chandra Amprayadi disaksikan Kepala Disbudpar Sumsel Aufa Syahrizal.

PALEMBANG, PE – Koleksi benda bersejarah di Ruang Pameran Hibah Museum Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) Balaputra Dewa terus bertambah. Hal ini seiring mulai tingginya kepedulian masyarakat Sumsel untuk menyelamatkan benda bersejarah yang semula tak terawat, kini dihibahkan ke pihak Museum untuk diteliti dan menjadi koleksi yang dipamerkan ke masyarakat umum.

Salah satunya yang dilakukan budayawan Palembang Drs Raden Muhammad (RM) Ali Hanafiah MM yang menghibahkan koleksi tanjak miliknya ke pihak Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, Rabu (2/6). Ini merupakan kali kedua ia menyerahkan koleksi benda bernilai sejarah ke pihak museum.

Mantan kepala Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II ini memang sampai saat ini rajin membuat tanjak khas Palembang, bahan yang digunakan adalah kain batik Palembang. Ada empat jenis tanjak yang dihibahkan kepada pihak Museum Negeri Sumsel yakni Tanjak Kepudang, Tanjak Bela Mumbang, Tanjak Meler, dan Iket-iket Ketang Bekasem.

Penyerahan hibah tanjak juga disaksikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal SP Msc.

“Saya berkesempatan menyaksikan langsung penyerahan koleksi berbagai macam tanjak dari budayawan Palembang Mang Amin (panggilan Ali Hanafiah), beliau juga secara singkat menjelaskan apa arti dan bentuk dari tanjak-tanjak ini. Dengan begitu tanjak ini semakin menambah koleksi dan insyaa Allah akan menambah ilmu pengetahuan bagi pengunjung yang berkunjung ke Museum Negeri Sumsel,” tutur Aufa.

Sementara itu, Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH menambahkan, sejak 2019 hingga saat ini sudah ada 2.000-an koleksi benda bersejarah yang dihibahkan oleh masyarakat ke pihak Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa. Dan yang terbaru adalah hibah tanjak dari budayawan Ali Hanafiah.

Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) Mang Amin kembali menghibahkan koleksi pribadinya yaitu tanjak kepada kami agar bisa dilestarikan dan menjadi bahan ilmu pengetahuan bagi pengunjung yang datang. Sebelumnya beliau telah menghibahkan tutup dan kunci dari rumah limas yang terbuat dari tembaga,” ungkap Chandra.

Pihaknya juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat Sumsel yang memiliki benda bersejarah di rumah namun tidak terawat untuk dihibahkan ke pihak Museum agar dapat dilestarikan.

“Bahkan kami menyiapkan ruangan pameran khusus koleksi benda bersejarah hibah dari masyarakat, karena sampai saat ini antusias masyarakat cukup tinggi untuk menghibahkan benda bersejarah milik mereka,” tukas Chandra. BET

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here