Home Palembang Kharisma Danang Yuangga Berbagi Tips Melawan Hoax dari Diri Sendiri

Kharisma Danang Yuangga Berbagi Tips Melawan Hoax dari Diri Sendiri

0
Moderator Chindy Puri Salsabillah menyapa para peserta di awal webinar bertema Mengglobal di Era Digital.

PALEMBANG, PE – Budaya orang Indonesia saat ini yang bangga ketika mereka dapat menyebarkan berita pertama kali. Tanpa mempedulikan apakah berita itu fakta atau justru sebaliknya, berita bohong alias hoax. Nah, untuk mengendalikan penyebaran hoax dapat dilakukan oleh beberapa segmen yaitu pemerintah, platforms media sosial dan masyarakat.

Demikian disampaikan Kharisma Danang Yuangga SPd MPd, Dosen dan Content Creator dalam pemaparan bertema “Digital Safety-Mengendalikan Hoax” di hadapan para peserta Webinar Literasi Digital bertajuk “Mengglobal di Era Digital”, Rabu (9/6).

“Pada masa pandemi covid-19 juga terjadi banyak berita hoax di antaranya mulai dari teori konspirasi, alternatif pengobatan, hingga penggunaan chip pada vaksin. Pengendalian berita hoax dari pemerintah dapat dilakukan dengan beberapa cara di antaranya, penegakan hukum yang tegas, pemerintah mengambil posisi sebagai penengah, melibatkan penyelenggara platforms, pemerintah membuat situs/aplikasi untuk memberikan informasi, menindak tegas setiap penyebaran berita hoax, dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” beber Danang.

Menurut Danang, melawan hoax dari diri sendiri dapat dilakukan dengan cara melatih diri untuk bersikap kritis, mengutamakan informasi dari sumber kredibel, belajar mengurangi bias informasi.

Sementara pemateri lainnya, Dr Ir Diah Kusuma Pratiwi MT, Dosen Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (Unsri) menyampaikan materi dengan tema “Pentingnya Memiliki Digital Skill di Masa Pandemi Covid-19”. Menurut Ketua Forum Pariwisata dan Kebudayaan (Forwida) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini Literasi Digital ada 4 pilar di antaranya, etis bermedia digital, aman bermedia digital, cakap bermedia digital dan budaya bermedia digital.

“Digital skill yang harus dimiliki di masa Pandemi covid-19 seperti saat ini di antaranya kemampuan terkait olah data dalam bentuk big data analysis, penggunaan mesin pencari yang bijak dan sehat,” tuturnya.

Selain Danang dan Diah, ada dua narasumber lainnya yang berkesempatan hadir yakni Dr Salim Mustofa, Senior Researcher BATAN, Wasekjen IABIE/Sekjen IJBNet menyampaikan materi dengan tema “Pandemi Mendorong Akselerasi Proses Digital”, dan Ahmad Subhan MIP, Pustakawan dan Pegiat Komunitas Sejarah, materi dengan tema “Melek Digital, Melek Sejarah, Melek Budaya”.

Kemudian di sesi tanya jawab, salah seorang peserta bernama Irfan Setiawan melemparkan pertanyaan bagaimana cara memasarkan produk UMKM agar diterima di pasar global. Narasumber yang dituju si penanya, Diah menguraikan kelengkapan terkait prosedur dan syarat yang harus terpenuhi selain kualitas yang harus terus ditingkatkan.

“Dalam kesempatan ketiga ini, setelah secara nasional dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada 20 Mei yang lalu, untuk wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) hari ini (kemarin, Red) menghadirkan keynote speech yakni Ir H Kemas Isnaini Madani MTP MSi IAI, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang,” beber Suryati, Runner Literasi Digital wilayah Palembang.

Webinar ini sendiri sambung Suryati berlangsung sukses dengan dipandu Chindy Puri Salsabillah sebagai moderator dan Andromeda Mercury, Presenter TvOne dan Content Creator Youtube sebagai Key Opinion Leader (KOL). Selanjutnya untuk webinar keempat rencananya bakal diselenggarakan Jumat, 11 Juni 2021 dengan tema “Peluang dan Tantangan Bisnis Online di Era Digital”.

Sementara dalam paparannya dengan materi “Digitalisasi Pariwisata Palembang di Masa Pandemi Covid-19” yang disampaikan secara tertulis kepada panitia webinar, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Kemas Isnani Madani menguraikan bagaimana upaya digitalisasi pariwisata kota Palembang antara lain melalui program pemasaran dan promosi secara digital yang didukung oleh media sosial yang kuat.

“Media sosial milik Dinas Pariwisata kota Palembang terus berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir khususnya dalam pengelolaan tim Digital Marketing (DM) Dispar Kota Palembang yang berupaya memberikan informasi dan perkembangan pariwisata Kota Palembang secara konsisten,” beber Isnaini.

Diketahui, Presiden Joko Widodo bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021 yang lalu telah mencanangkan Program Nasional (Prognas) Literasi Digital 2021. Program ini menyasar 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota dengan target peserta 1.067.854 peserta dariunsur kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, guru dan orangtua, pelajar/mahasiswa, ASN/TNI/POLRI, petani/nelayan/pelaku UMKM, LSM/komunitas,dan masyarakat umum lainnya, termasuk di wilayah Provinsi Sumsel.

Program Nasional Literasi Digital ini merupakan kegiatan Kementerian Kominfo, Direktorat Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang dilaksanakan oleh pihak ketiga PT Permata Cendikia Indonesia (PT PCI).

Sumsel dalam Prognas Literasi Digital initermasuk Regional 4 tergabung bersama Bangka Belitung (Babel), Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Kegiatan tersebut akan berlangsung sepanjang Juni sampai Desember 2021. Prognas Literasi Digital dikemas dalam bentuk seminar online (webinar) di wilayah Kota Palembang ini akan melaksanakan sebanyak 103 kali webinar dengan narasumber setiap kegiatan 2 orang narasumber nasional dan 2 narasumber lokal.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan secara masif dan melibatkan banyak peserta secara online di Palembang, yang persiapannya PT PCI telah menugaskan panitia lokal di setiap kabupaten/kota yang menjadi sasaran. ARZ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here