Home Palembang Tetap Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Lomba Sang Juara Payo ke Museum Digelar...

Tetap Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Lomba Sang Juara Payo ke Museum Digelar November Nanti

0
Kepala Museum Negeri Sumsel Chandra Amprayadi memimpin rapat even Sang Juara Payo ke Museum bersama Tim Palembang Ekspres dan Pengurus AGSI Sumsel.

PALEMBANG, PE – Tahun ini, Museum Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) Balaputra Dewa bekerjasama dengan Harian Umum Palembang Ekspres dan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Sumatera Selatan, kembali menggelar Lomba Sang Juara dengan tema Payo ke Museum. Dijadwalkan, lomba yang akan melibatkan 25 sekolah yang terdiri dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) di Kota Palembang ini, akan digelar November mendatang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH menjelaskan, lomba Sang Juara ini akan digelar bersamaan dengan pembukaan pameran bersama.

“Lomba Sang Juara ini sudah menjadi agenda tahunan, dan kali ini sudah memasuki tahun ketiga,” ucap Chandra.

Lebih jauh kata dia, lomba sang juara bertujuan meningkatkan wawasan para pelajar terkait peninggalan benda bersejarah yang tersimpan di Museum Negeri Sumsel. Selain itu, lomba ini juga sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah pengunjung terutama dari kalangan kawula muda.

“Kami juga memastikan akan memperketat protokol kesehatan (prokes) selama perlombaan berlangsung, mulai dari mewajibkan peserta cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak di lokasi lomba. Hal ini berkenaan dengan situasi pandemi virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) yang kini masih melanda,” terangnya.

Sementara itu, Ketua AGSI Sumsel Merry Hamraeny SPd MM mengaku sangat mengapresiasi lomba Sang Juara Payo ke Museum. Dalam lomba ini, nantinya siswa menjawab sejumlah pertanyaan berkenaan dengan permuseuman, sejarah perjuangan dan wawasan umum.

“Kita berharap agar lomba ini bukan semata-mata untuk permainan saja, namun harus fokus pada mengedukasi peserta,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Harian Umum Palembang Muhammad Iqbal juga mengaku siap mendukung kegiatan tersebut. Menurut dia, lomba ini bisa menjadi langkah untuk meningkatkan wawasan para peserta terkait dengan permuseuman.

“Kita sangat mendukung program ini karena efektif mengedukasi siswa dalam menambah wawasan umum terutama sejarah dan permuseuman,” tandasnya. RIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here