Home Headline News 3 Minggu Listrik Byarpet, Diamond Ngaku Rugi

3 Minggu Listrik Byarpet, Diamond Ngaku Rugi

0

PALEMBANG, PE- Pemadaman aliran listrik kembali terjadi di supermarket Diamond yang berada di lantai dasar Palembang Trade Center (PTC) mall. Alhasil supermarket yang sudah beroperasi sejak 2004 ini harus menderita kerugian.

Kerugian yang ditanggung mulai dari penurunan omset sampai jumlah pengunjung, ditambah lagi supermarket yang dikenal menjual produk segar seperti buah dan sayur ini harus mengurangi produk jualnya agar tidak menderita kerugian yang terlalu besar.

Menurut Sukirno, Duty Manager Diamond PTC mall Palembang mengatakan, padamnya aliran listrik di Diamond sudah terjadi sejak Ahad 4 Agustus 2019.

“Dan hari ini (kemarin, Red) padam lagi, itu terjadi tidak lama karena ada jeda waktunya, sore mulai pukul 15.09-16.36 WIB kemudian normal tapi malam hari padam lagi pukul 19.12 WIB,” ujar Sukirno yang dihubungi Palembang Ekspres, Jumat (23/8).

Kondisi yang sudah hampir terjadi dalam tiga minggu terakhir ini diakuinya sudah pernah ditanyakan ke manajemen PTC Mall namun sampai sekarang belum ada tanggapan.

“Kita sudah pernah ingin menemui General Manager PTC Mall, Pak Kendy tapi tidak pernah ketemu, begitu juga dengan surat sampai sekarang belum ada respon,” bebernya.

Padahal supermarket Diamond yang kontraknya akan berakhir pada akir September 2019 ini tidak pernah menunggak pembayaran listrik dan air yang memang disuplai dari PTC Mall. “Selalu dibayar dan tidak pernah ada complain, setau saya selalu dibayar,” cetusnya.

Akibat kondisi tersebut, konsumen yang datang berbelanja ke Diamond menjadi tidak nyaman sehingga jumlah pengunjung ikut menurun.

Sayangnya, Sukirno enggan merinci berapa besar kerugian yang harus ditanggung Diamond akibat kejadian ini, namun kerugian terasa saat menjelang Idul Adha lalu di mana terjadi puncak pembelian konsumen.

“Kalau untuk transaksi sebenarnya masih bisa meskipun listrik padam, karena kita menggunakan UPS, tapi jika baterai UPS sudah habis maka kita tidak melayani sama sekali,” jelasnya.

Supermarket Diamond yang rencananya pindah ke Social Market pada September mendatang ini masih masa transisi meskipun masih beroperasional seperti biasa di PTC mall.

“Terus terang untuk produk fresh, penjualannya turun, meski begitu untuk sayur dan buah tetap kita sediakan namun jumlahnya dikurangi, misalnya awalnya 100 kg sekarang jadi 40 kg saja,” jelasnya.

Dari pantauan di Palembang Ekspres, konsumen yang berbelanja di PTC Mall terpaksa menggunakan penerangan dengan senter atau ponsel ketika memilih barang.

Padamnya listrik di Diamond ini juga sudah ramai menjadi perbincangan warganet di sosial media yang menarik untuk dibahas.

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi ke Felicia, Manajemen PTC Mall tidak memberikan tanggapan atas kondisi yang terjadi di supermarket Diamond. LA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here