Home Palembang 30 % Taman di Palembang Rusak, Fitri Ajak BUMN/BUMD Tata Taman

30 % Taman di Palembang Rusak, Fitri Ajak BUMN/BUMD Tata Taman

0
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda tampak kesal melihat kondisi Taman Tugu KB yang penuh coretan dijadikan tempat sampah oleh warga tak bertanggung jawab.

PALEMBANG, PE – Musim kemarau berdampak pada kondisi taman dan tumbuhan menjadi kering. Tidak hanya taman di simpang lampu merah, taman sepanjang median jalan juga mengalami kekeringan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PeraKP) Kota Palembang, Affan Mahali menyebutkan, dari 400 hektar luasan taman yang ada di Kota Palembang, 30 persen dalam kondisi rusak.

“Kerusakan ini karena dampak kemarau berkepanjangan. Tapi kita rutin melakukam penyiraman dua kali dalam sehari. Pagi dan sore penyiramam dilakukan karena idealnya memang pagi sekitar pukul 10.00 WIB dan malam hari,” jelas dia.

Untuk itu, pihaknya tahun ini fokus pada perbaikan taman diantaranya, Musi II, Jalan Noerdin Pandji, Komplek PDK, Dempo dan simpang lampu merah di jalan protokol. “Saat ini, kita prioritaskan perbaikan taman di jalan protokol dan jalan nasional,” kata Affan.

Tahun ini, lanjut Affan, pihaknya menganggarkan Rp17 miliar dari APBD Perubahan untuk pemeliharaa taman, berupa penyiraman, penggemburan tanah dan pemupukan. Ke depan kata dia, pihaknya akan menyiapkan DED (detail engineering design). Sehingga, ketika ada bantuan maka bisa menggunakan masterplan yang sudah disiapkan supaya merata.

“Kalau ada yang ingin membantu kita siapkan masterplannya supaya seragam. Tahun ini juga kita akan mempercantik taman dengam beberapa jenis bunga berwarna seperti bougenvil, tabebuya yang memiliki warna-warna yang cantik,” katanya.

Sementara itu Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mendorong dan mengajak BUMN/BUMD untuk menata taman melalu dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Sangat memprihatinkan kondisi tamannya kering dan layu. Apalagi musim kemarau ini, membuat tanam mati,” ujarnya usai meninjau taman di Tugu KB dan sepanjang median jalan di Kertapati, Senin (21/10).

Pihaknya mengimbau, kepada seluruh masyarakatbagar menjaga taman yang sudah diperbaiki.

“Kita juga berharap, kepada perusahaan swasta untuk menata Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk fasilitas umum. Seperti tugu KB ini, banyak coretan, kemudian ada oknum masyarakat yang sengaja membuang sampah di sini, akhirnya membuat tugu ini rusak,” ungkap dia.

Dia sangat menyayangkan, karena taman ini merupakan wajah Kota Palembang. “Kalau tidak terawat, justru wistawan kita sungkan untuk ke kota kita. Mari sama-sama kita pelihara taman yang ada agar lebih cantik lagi,” tukasnya. DYN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here