Home Headline News 80 Pegawai RSUD Keracunan Setelah Santap Takjil

80 Pegawai RSUD Keracunan Setelah Santap Takjil

0
Tampak salah satu pegawai RSUD dirawat intensif, setelah keracunan makanan takjil, Sabtu malam (11/5).

LAHAT, PE – Setidaknya 80 dari 113 pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat termasuk cleaning service, yang berjaga Jumat sore (10/5), diduga keracunan dengan ditandai kepala pusing, diare, mual-mual dan muntah, setelah menyantap takjil dan kolak berbuka puasa, kini mereka mendapatkan perawatan secara intensif.

Direktur RSUD Lahat, dr Hj Laela Cholik MKes membenarkan, pada Jumat (10/5), memang ada pihak rumah sakit umum membagikan makanan berupa Takjil dan kolak ke para pegawai rumah sakit.

“Kuat dugaan, setelah mengkonsumsi takjil tersebut, pada Sabtu (11/5) para pegawai mengalami keracunan makanan dengan kondisi diare, mual, pusing dan muntah,” jelasnya.

Ia mengatakan, takjil buka puasa dibagikan tiap hari selama bulan ramadan. Bukan hanya kemaren saja. Dan kini sedang dilakukan investigasi, apa penyebab terjadinya muntaber di kalangan petugas jaga sore RSUD Lahat.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, makanan dan minuman mana yang menyebabkan petugas muntaber. Karena bukan hanya satu macam makanan saja yang dikonsumsi. Yang terpenting saat ini, adalah menangani korban agar bisa diatasi dengan baik,” ungkap dr Hj Laela Cholik.

Sementara itu Lilis, salah satu pegawai Cleaning Cervis korban keracunan menceritakan, mulainya ia terkena setelah memakan makanan juga minuman yang diberikan oleh pihak rumah sakit untuk berbuka puasa bersama di RSUD.

“Malamnya kami mulai terkena gejala perut mules, pusing, mual hingga muntah dan kami dilarikan ke rumah sakit umum. Hingga malam ini korban keracunan terus bertambah,” bebernya.

Terpisah, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK Msi melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma menyampaikan, jajarannya sudah mengambil data siapa saja, yang diduga keracunan mamin saat berbuka puasa.

“Korban sudah kita tanyai, dan kini pihaknya masih menunggu hasilnya dari laboratorium RSUD Lahat, penyebab pastinya,” pungkasnya. BRN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here