Home Parlemen & Politik AKBAR Janjikan Gaji Honor TKS Minimal Rp 1 Juta

AKBAR Janjikan Gaji Honor TKS Minimal Rp 1 Juta

0
Deklarasi Paslon AKBAR yang akan maju dalam Pilkada Muratara mendatang.

MURATARA, PE- Nyatakan sikap sebagai bakal Calon Bupati (Cabub) dan Calon Wakil Bupati (Cawabub) dalam Pilkada Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) periode 2020-2025 dari jalur perseorangan (indipenden), pasangan H. Akisropi Ayub dan Baikuni Anwar Mathir (AKBAR) menjanjikan gaji honorer minimal Rp 1 juta.

Bertempat di Posko Pemenangan Akbar di Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, Kamis (13/2). dihadapan para pendukung dan timnya, Pasangan AKBAR menyebutkan telah mendapatkan hampir 30 ribu dukungan, dan berjanji bila terpilih membenahi akan memajukan daerah Muratara, dari pendidikan, ekonomi, infrastruktur serta bidang kesehatan agar masyarakat Muratara bisa sejahtera.

Diungkapkan H Akisropi Ayub dalam pidato deklarasinya, untuk dukungan sendiri sampai dengan hari ini pihaknya kurang lebih telah mencapai 30 ribu dukungan atas pencalonan mereka, yang berasal dari setiap desa di Kabupaten Muratara. Untuk program nanti, pihaknya bertujuan untuk memajukan Kabupaten Muratara.

“Untuk dikatakan maju mulai dari infrastrukturnya harus maju, kesehatan, ekonomi dan bidang pendidikan juga harus maju, karena itu semua kebutuhan yang paling mendasar agar masyarakat bisa sejahtera. Pastinya kami berkeinginan untuk membangun Muratara lebih baik lagi,” ungkapnya.

Kalau untuk honor TKS sendiri, pihaknya juga akan menaikan minimal harus Rp 1 juta. Karena dimasa dia dulu gaji honor itu sudah Rp 700 ribu, sekarang malah turun jauh. “Sebagai pemimpin kita harus bisa, kalau tidak bisa lebih baik tidak usah menjadi pimpinan. Karena masih banyak jalan untuk dilakukan dalam meningkatkan hal itu,” tegasnya.

Menurutnya, Ssmpai dengan hari ini Kabupaten Muratara masih merupakan daerah termiskin dari 17 Kabupaten Kota di Sumatera Selatan. Muratara ada di nomor urutan ke 17, angka daerah termiskin.

“Kita juga telah berkeliling dan melihat sendiri, khususnya dari Kecamatan Rawas Ilir hingga ke Kecamatan Rawas Ulu serta Kecamatan Ulu Rawas, pembangunan infrastrukturnya masih itu-itu saja sejak saya tinggalkan,” ungkap Akisropi yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Muratara terdahulu.

“Aku kira pembangunan disana telah tembus sampai ke Kecamatan Ulu Rawas, tetapi nyatanya masih seperti itu. Jadi kalau mau dikatakan sejahtera itu semua harus maju, baik infrastrukturnya, pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Kalau semua kebutuhan dasar itu terpenuhi, barulah bisa masuk kategori sejahtera,’’ tegasnya.

Sementara Baikuni Anwar Mathir dalam pidato deklarasinya mengungkapakan, sebagai putra asli Muratara, tepatnya Desa Lawang Agung, dia terpanggil untuk kembali ke Kabupaten Muratara. Dia mengaku sedih saat kembali ke kampung halaman,khusunya di Desa Lawang Agung, bahkan telah berkeliling dari Kecamatan Rawas Ilir sampai Kecamatan Ulu rawas, kondisinya masih seperti itu.

Menurutnya, untuk akhirnya bersama dalam pencalonan dengan H. Akisropi, karena cita-citanya untuk membangun Muratara. oleh karena itu saya siap bersama beliau untuk memajukan Muratara. “Saya asli orang Muratara, kebenaran saat melanjutkan ke perguruan tinggi diluar daerah hingga berkarir di perusahan asing. Karena melihat daerah asal saya yang masih seperti ini, saya terpanggil unyuk kembali,” jelasnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here