Home Sumsel Alat Rontgen RSUD Rusak, Keluarga Pasien Tuding Puskesmas Kurang Koordinasi

Alat Rontgen RSUD Rusak, Keluarga Pasien Tuding Puskesmas Kurang Koordinasi

0
RSUD Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara.

MURATARA, PE- Akibat tidak dapat dilakukan rontgen di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dengan alasan alatnya sedang rusak, keluarga EN tuding pihak Puskesmas Karang Dapo kurang koordinasi dalam melayani pasien.

Hal tersebut diungkapakan langsung Jamila (49), Bibik EN, yang Kamis, 11 April lalu mengantarkan keponakannya berobat ke Puskesmas Karang Dapo hingga dirujuk ke RSUD Muara Rupit, akibat terjatuh dari atas meja saat hendak menganti perlengkapan sekolah di SDN 2 Karang Dapo.

Diceritakan Jamila, pada hari itu dia membawa keponakanya habis terjatuh dengan kondisi tubuhnya susah bergerak pasca sadar setelah pingsan. Saat berada di Puskesmas Karang Dapo setelah dirawat dan diperiksa, pihak Puskesmas mengajarkan untuk dirujuk dan di rontgen di RSUD Muara Rupit. Selanjutnya, EN akhirnya dirujuk ke rumah sakit tersebut.

“Sesampai disana pihak RSUD mengatakan bahwa alat rontgen sedang rusak, dan mereka menyarankan keponakan saya untuk dirujuk ke Rumah Sakit Lubuklinggau,’’ ujarnya, Senin (15/4).

Terapi karena merasa kesal karena pihak Puskesmas tidak mengetahui bahwa alat rontgen RSUD rusak, dia memutuskan membawa pulang keponakannya.

“Jadi untuk apa dirujuk kesana kemari keponakan saya, kalau hasil tidak ada. Kami berobat bukan mengunakan asuransi atau Askes. Kami pasien umum. Bahkan kami akhirnya mengeluarkan biaya untuk membayar ambulan, tanpa ada hasil yang kami dapat saat berobat keponakan kami ini ,’’ ujarnya dengan nada geram.

Kalau memang alat rontgen RSUD itu rusak, lanjut dia, pihak Puskesmas tidak tahu. “Apa tidak ada koordinasi antara Puskesmas dan RSUD Muara Rupit, dan kalau seperti ini bagaimana nasib kami sebagai pasien. Padahal saat dibawa ke RSUD itu, di dalam ambulan keponakan saya mengeluh kesakitan,” tegasnya.

Sementara Dokter PKM Puskesmas Karang Dapo, Yoza saat ditemui di Puskesmas mengatakan, kejadian itu kalau tidak salah sekitar jam 09.00 WB, pada waktu itu kondisi kesadaran pasien baik dan bagus. Cuma saat itu pasien mengeluh sakit pada bagian kepala, pinggang dan kaki yang sulit digerakan.

“Terus kita berikan obat injek dan oral, jadi karena kemarin juga ibu tersebut panik dan ingin membawa tukang urut ke sini. Jadi kami sarangkan untuk dirontgen saja, untuk melihat ada cidera atau tidaknya,’’ paparnya.

Menurutnya, pada waktu itu dia menyarankan dirujuk ke RSUD Muara Rupit, karena sehari sebelumnya dia juga merontgen pasien anak-anak dan baik hasilnya langsung keluar.

“Ibu tersebut sepakat, jadi kita berangkat kesana dan karena kondisi disini saat itu sedang mati lampu dan hilang sinyal kita langsung berangkat. Karena tidak mungkin menunggu sampai dapat sinyal, baru membawanya, “ tukasnya.

Terpisah, Kepala UPT Puskesmas Karang Dapo, Leni Marlina membenarkan kemarin ada pasien yang dirujuk ke RSUD Muara Rupit karena terjatuh dari meja di sekolahnya. Karena kondisi pasien diperlukan rontgen untuk melihatnya, pihaknya merujuk pasien ke RSUD Muara Rupit karena di Puskesmas tidak memiliki alat tersebut.

“Sampai saat itu prosedur sudah kami jalankan, dan terkait kerusakan alat rontgen di RSUD, sebelumnya pihak kami dari bagian UGD Puskesmas telah menghubungi pihak RSUD, tetapi karena saat itu kondisi di Kecamatan Karang Dapo sedang mati lampu, sinyal ponsel hilang dan beberapa kali kami menghubungi pihak RSUD tidak dapat tersambung,’’ tutupnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here