Home Kriminal Anaknya Mau Dicerai, Mertua Tusuk Menantu hingga Tewas

Anaknya Mau Dicerai, Mertua Tusuk Menantu hingga Tewas

0

SEKAYU, PE- Kesabaran mungkin ada batasnya, perkataan tersebut seperti dialami oleh Cik Amat (54) warga Dusun IV Desa Air Putih Ilir, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Bagaimana tidak, akibat ulah menantunya yakni Arifin Siregar (35) warga yang sama mengatakan akan menceraikan anak dari Cik Amat, membuat pelaku naik pitam sehingga menusuk Arifin sebanyak 3 tusukan hingga meninggal dunia.

Peristiwa menghebohkan warga itu terjadi, Jumat (13/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Dimana bermula, Cik Amat merupakan mertua dari Arifin Siregar merasa tersinggung akibat dari ucapan korban yang akan menceraikan anaknya serta akan membakar mobil yang dibelikan oleh pelaku.

Mendengar ucapan tersebut, pelaku emosi dan mendatangi korban di kediamannya tepat dirumah tersangka sendiri. Pelaku tanpa basa-basi menikam menantunya beberapa kali di bagian dada, tangan dan punggung, setelah itu pelaku langsung melarikan diri.

Kapolres Muba AKBP Yudhy Surya Markus Pinem S. Ik melalui Kapolsek Plakat Tinggi, Iptu Teguh Hidayat SH membenarkan kejadian itu. Dikatakannya, pihaknya mendapati laporan dari warga, lalu dia bersama anggota langsung mendatangi lokasi. Setelah itu, bersama warga membawa korban ke Puskesmas Cinta Karya, namun oleh pihak medis korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Ya kami dapat laporan warga, lalu langsung ke TKP, ” kata Teguh.

Diceritakannya, pelaku sendiri merupakan mertua dari korban. Dimana pelaku merasa emosi mendengar perkataan menantunya sendiri karena ingin menceraikan anaknya serta membakar mobil yang dibelikannya buat menantunya itu. Dari sana, emosi dan mendatangi rumah korban persis didepannya sendiri.

“Disana pelaku menikam korban, setelah itu melarikan diri. Namun selang beberapa jam usai kejadian sekira pukul 16.00 WIB pelaku berhasil kita amankan di SP 5 Kecamatab Plakat tinggi, dan menyita sebilah pisau dengan panjang lebih kurang 20 centimeter bergagang kayu warna kuning yang digunakan pelaku dalam kejadian tersebut, ” terangnya

Lanjut mantan KBO Lantas ini, saat ini pelaku sudah diamankan. “Pelaku kita akan jerat dengan pasal Pasal 338 KUHPidana dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dan atau penganiayaan mengakibatkan mati, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, ” pungkasnya. MUH

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here