Home Warta Kodam Anggota Kodim Harus Jaga Kesehatan dan Berolahraga

Anggota Kodim Harus Jaga Kesehatan dan Berolahraga

0
Pangdam II Sriwijaya dan rombongan meninjau budidaya sayur mayur dan ikan di Makodim binaan Seksi Teritorial Kodim 0405 Lahat.

LAHAT, PE – Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum beserta rombongan Kodam II/Sriwijaya berkunjung ke Makodim 0405 Lahat, Senin (2/12). Kedatangan rombongan disambut langsung Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Sungudi SH Msi, Wabup Lahat, H Haryanto SE MM MBA dan Forkompimda Lahat.

Dalam kunjungannya, Pangdam berpesan agar anggota Kodim 0405 Lahat terus menjaga kesehatan dan rajin berolahraha. “Setiap hari anggota TNI AD ada yang meninggal kebanyakan dari Kodim. Untuk itu jaga kesehatan dengan berolahraga,” ujar Pangdam, saat memberikan arahan di Gedung Juang Kodim 0405 Lahat.

Selain kesehatan fisik, juga kesehatan mental harus dijaga. Prajurit TNI AD harus bersyukur dengan apa yang ada pada dirinya. Serta menghindari pelanggaran- pelanggaran untuk anggota TNI AD.

“Harta tidak membuat kebahagian. Karena tidak ada yang dibawa saat meninggal. Bersyukurlah kepada Allah bagi umat muslim, begitupun bagi umat non muslim,” tegas Mayjen TNI Irwan SIP MHum, seraya menambahkan hubungan harmonis dengan keluarga istri dan anak juga terus dijaga.

Selain memberikan arahan kepada anggota Kodim 0405 Lahat dan jajaran, Pangdam dan rombongan menyempatkan diri melihat budidaya sayur mayur dan ikan di Makodim binaan Seksi Teritorial Kodim 0405 Lahat.

“Kalau tiap rumah ada sayur mayur tentu sangat bermanfaat. Sayur mayur bisa ditanam pakai polybag di pekarangan rumah,” ucapnya didampingi Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Sungudi SH Msi.

Sebelumnya kunjungan kerja ke Makodim 0405 Lahat, Pangdam terlebih dahulu membuka pendidikan pertama Tamtama di Rindam II Sriwijaya, Lapangan Dodik Secata, Puntang Lahat.

Pangdam II/Sriwijaya menjelaskan, ada 707 siswa Tamtama yang lulus seleksi. 507 menemupuh pendidikan dan dilatih di Rindam II/Sriwijaya dan 200 siswa dilatih di Rindam Jaya. “Namun 707 itu tetap alokasinya untuk kita (Kodam II/Sriwijaya, red) juga,” ujar Pangdam.

Pangdam berpesan agar selama menempuh pendidikan jangan cengeng. Harus kuat fisik, mental dan teruslah berlatih. “Serta jangan lupa berdoa kepada Allah bagi umat muslim, begitupun bagi non muslim berdoa sesuai ajaran agamanya masing-masing. Minta beri kesehatan dan dipermudah selama pendidikan,” pesan jenderal bintang dua ini.

Lalu ditegaskan Pangdam, bahwa masuk TNI gratis dan apabila ada pungli maupun sogokan akan disanksi baik bagi siswa dan oknum yang terlibat.

“Komitmen kita sudah semenjak awal sudah mengumpulkan seluruh orang tua calon siswa. Bahwa bila ketahuan membayar kepada oknum tertentu maka orang tua siswa bertanggung jawab. calon siswanya langsung dicoret bila dalam proses seleksi. Bila sudah siswa pendidikan kakan deluarkan. Walaupun bayar Rp 5-10 juta tetap akan kita keluarkan,” tegasnya.

Sambungnya, bahwa beberapa tahun terakhir ada oknum yang diproses hukum lantaran terlibat sogokan. “Beberapa tahun terkahir ada yang diproses dan disidang di Mahkamah Militer, baik bintara maupun perwira. Ada 3 – 4 orang yang diproses hukum. Biar masyarakat tahu bahwa masuk TNI itu gratis,” tegasnya.

Lanjutnya, ada juga kuota penerimaan calon TNI untuk pulau terluar, tertinggal, dan terdalam. “Kuota ada sembilan, namun yang berhasil lulus ada tujuh dari Suku Anak Dalam dan dari Pulau Enggano,” tambah Pangdam. BRN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here