Home Headline News Belum Siap Ruangan, RSUD Lahat Tolak Suspect Asal Linggau

Belum Siap Ruangan, RSUD Lahat Tolak Suspect Asal Linggau

0
Tampak pegawai RSUD Lahat sedang memakai masker, Senin (16/3). Foto : BERNAT/PALPRES

LAHAT, PE – Diduga salah satu pasien Suspect Covid-19 asal Lubuk Linggau yang akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, ditolak pihak Rumah Sakit (RS). Alasannya, ruangan khusus isolasi belum siap, termasuk sarana prasarana (Sapras).

Demikian diutarakan, Direktur RSUD Lahat, dr Hj Erlinda ZA MKes. “Kami (RSUD Lahat, red) menolaknya, sebab yang ada hanya ruangan isolasi bagi penyakit TB. Sedangkan penanganan Corona mesti banyak dipersiapkan,” terangnya, Senin (16/3).

Ia menambahkan, kendaraan Ambulance dari Lubuk Linggau langsung ke Palembang, tidak ada mampir ke RSUD Lahat.

“Dinkes Provinsi Sumsel dan Kemenkes RI sudah ditinjau, tapi belum bisa dikatakan siap banyak harus dibenahi terutama ruangan,” terang dr Hj Erlinda.

Diakuinya, untuk alat pelindung diri (APD) siap hanya beberapa hari. Sementara jika disebut RSUD rujukan, harus siap dan ada bantuan WHO, tapi ini belum ada. Pastinya, lanjut dia, apabila ada pasien Covid-19 ini, terlebih dahulu yang terkontaminasi tenaga medis, bukan masyarakat.

“Ditunjuk RSUD rujukan Corona, mengacu pada SK tahun 2007, dalam menangani penyakit Flu Burung. Tapi peralatannya rusak dan expired belum bisa dikatakan siap. Ruang tersendiri, dan alat mobile rontgen yang alat yang harus ke pasien,” bebernya.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lahat, Ponco Wibowo SKM MM menuturkan, untuk pasien Covid-19 asal Lubuk Linggau tidak ada ke RSUD Lahat.

“Ambulance tidak mampir ke RSUD Lahat, melainkan langsung ke Palembang. Sebab, untuk memastikan positif atau tidaknya sampel harus dikirim ke Jakarta,” jelasnya.

Apabila hanya tanda-tanda klinis, sambung dia, belum bisa dikatakan terkena Virus Covid-19, karena harus dilakukan pemeriksaan selama 14 hari. “Dimana, masa inkubasi 14 hari, ternyata tidak ada gejala maka yang bersangkutan bisa dinyatakan aman,” beber Ponco.

Baca Juga  Perjalanan KA Sindang Marga dan Sriwijaya Dihentikan Sementara

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Lahat, Drs H Suhirdin MM mengemukakan, sudah mengantisipasi dan berharap di Lahat terjangkit Corona.

“Kalau memang kondisi benar tidak baik, akan mengikuti seperti apa yang dilakukan 15 provinsi meliburkan sekolah,” urainya.

Ia mengimbau, anak-anak sekolah tidak keluar rumah kalau tidak penting sekali. Hindari bersosialisasi di lingkungan ramai, sebab virus ini tidak terlihat oleh kasat mata.

“Dalam minggu-minggu ini untuk tidak banyak keluar rumah dan mantap di rumah, hindari masyarakat dan siswa jangan terlalu banyak bersentuhan kepada semua orang,” tutup H Suhirdin seraya mengemukakan, khusus Maret dan April mendatang, pertemuan yang melibatkan massa bila perlu tidak diselenggarakan.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Lahat, Arry Amd menerangkan, berangkat ke Palembang RSMH, untuk sarana prasarana siapa tahu dari provinsi ada bantuan ke RSUD Lahat.
“Jangan menganggap sepele, kalaupun sekolah tidak melaksanakan ujian diliburkan saja, terutama PAUD mulai Selasa (17/3) hingga dua minggu kedepan, yang sangat mungkin rentan tertular Virus Covid 19,” tandasnya. BRN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here