Home Pendidikan Berbagi Kasih, Manajemen Informatika Polsri Santuni Korban Kebakaran

Berbagi Kasih, Manajemen Informatika Polsri Santuni Korban Kebakaran

0

PALEMBANG, PE – Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) Jurusan Manajemen Informatika (MI) memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran di Kelurahan Karang Anyar RT 06, RW 02, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (19/10).

Dalam kesempatan tersebut bantuan diserahkan oleh Ketua Jurusan (Kajur) MI Indra Satriadi S.T., M.Kom didampingi Kaprodi Diploma IV MI Sony Oktapriandi bersama dosen dan juga anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Sebelumnya, Kajur MI Indra Satriadi S.T., M.Kom menghimbau kepada seluruh mahasiswa agar menyisihkan sedikit rezekinya untuk memberikan bantuan kepada saudara yang sedang terkena musibah. baik berupa pakaian maupun makanan atau sembako.

“Sesama saudara ada baiknya kita membantu meringkan beban yang terjadi kepada mereka. Sebagai Umat muslim bukankah tugas kita saling tolong menolong kepada sesama maka dari itu saya mengajak kepada keluarga jurusan Manajemen Informatika melalui perwakilan mahasiswa untuk selalu peduli dengan keadaan sekitar. Di sini juga kita diajarkan jangan sampai lalai untuk saling mengingatkan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi kepada yang lain,” ujar Indra Satriadi.

Jurusan Manajemen Informatika memilih untuk datang dan memberikan bantuan secara langsung kepada korban kebakaran agar dapat bercengkrama dan mengucapkan berbela sungkawa atas kejadian yang terjadi beberapa hari yang silam, tidak hanya itu beberapa anggota HMJ juga menghibur anak-anak dengan mengajak bernyanyi, meskipun dalam keadaan seperti ini HMJ mengajak mereka untuk tetap berdedikasi dalam pendidikan supaya jangan pantang menyerah untuk menggapai cita-cita.

“Perasaan haru sempat saya rasakan ketika melihat rumah warga hangus terbakar. Bagaimapun itu mereka adalah saudara kita yang sedang membutuhkan bantuan. Saya juga merasa memiliki kewajiban untuk menolong mereka,” tambahnya.

Kurang lebih ada 30 rumah yang ludes dilahap sijago merah masyarakat MI juga tidak bisa melihat dengan pasti tetapi berdasarkan data seperti itulah informasi yang diberikan.

“Harapan saya meskipun bantuan ini tidak dapat menghilangkan beban tetapi saya harap ini bisa membantu masyarakat tangga buntung untuk tetap bertahan hidup beberapa hari kedepan dan selalu ada hikmah di setiap kejadian. Semoga ini menjadi kejadian terakhir dimanapun,” harapnya. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here