Home Sumsel Bisnis Waralaba Mulai Menjamur, Pedagang Kecil Resah

Bisnis Waralaba Mulai Menjamur, Pedagang Kecil Resah

0
Usaha waralaba yang segera berdiri ditengah usaha kecil masyarakat Muratara, Selasa (3/12)

MURATARA, PE- Mulai menjamurnya usaha waralaba di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) berdiri dan beroperasi di tengah-tengah usaha kecil masyarakat, dikhawatirkan berdampak dengan hancurkan usaha-usaha kecil masyarakat.

Kekhawatiran itu muncul karena usaha waralaba yang berdiri dekat dengan usaha masyarakat itu memiliki modal yang besar, ketesediaan barang yang lengkap, ditambah upaya promosi sebagai penarik konsumen. Sehingga, sangat berbeda jauh dengan usaha kecil masyarakat yang juga miliki modal kecil.

Seperti disampaikan salah satu warga Desa Lawang Agung yang miliki usaha dekat dengan salah satu usaha waralaba, bahwa keberadaan usaha waralaba di dekat usaha kecil jelas akan berpengaruh bagi usaha-usaha kecil milik masyarakat.

“Usaha waralaba itu miliki modal besar dan banyak promosi, jelas kalau mau bersaing pasti usaha kecil seperti kami akan ketinggalan. Harusnya pemerintah pikirkan nasib usaha kecil seperti kami. Kami hanya yakin kalau rezeki kami tidak mungkin diambil oleh usaha waralaba itu, tetapi secara bisnis jelas kami tidak akan mampu bersaing,” keluhnya.

Sementara Kepala Disperindakop H Syamsu Anwar mengatakan, terkait mulai menjamurnya bisnis waralaba di tengah masyarakat, pihaknya tetap memikirkan usaha kecil masyarakat. Sebenarnya kalau secara ekonomi, kata dia, justru harga barang di waralaba jauh lebih mahal, tetapi mungkin karena barangnya lebih lengkap sehingga masyarakat akan tertarik ke sana.

“Artinya harusnya izin itu lebih mengacu kepada dampak sosialnya, seandainya usaha waralaba itu berdiri disana. Dikaji dahulu berpengaruh atau tidak dengan usaha-usaha yang ada disekelilingnya, jangan sampai mematikan usaha masyarakat,” terangnya.

Ditambahkannya, usaha masyarakatkan yang milik modal kecil harusnya juga menjadi kajian, apalagi Kabupaten Muratara ini adalah daerah baru. “Arti baru mau hidup, bukan seperti kabupaten lainnya. Harusnya semua lebih dikaji, termausk efek berdirinya usaha waralaba itu,” ungkapnya. SON

Baca Juga  17 Desa di Rawas Ulu Berlakukan Waktu untuk Bertamu
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here