Home Sumsel Cari Keadilan, Ratusan Pekerja Unjuk Rasa di Kantor Bupati Muratara

Cari Keadilan, Ratusan Pekerja Unjuk Rasa di Kantor Bupati Muratara

0
Saat ratusan pekerja menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Muratara, Selasa (13/8).

MURATARA, PE- Merasa diberhentikan sepihak tanpa pemberian uang pesangon dan tak kunjung dilakukan pengangkatan status kerja, ratusan pekerja PT DMIL Kecamatan Rupit melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (13/8).

Kedatangan ratusan pekerja ke Kantor Bupati tersebut untuk meminta keadilan Pemda Muratara bagi para pekerja, atas apa yang telah dilakukan pihak perusahaan terhadap buruh yang mereka angap tidak manusiawi dengan cara mengabaikan dan melanggar Keputusan Menteri (Kepmen) RI Nomor 100 tahun 2004.

Diungkapkan Suradi, warga Desa Bringin Jaya, satu pekerja yang Ikut berunjuk rasa, nasib mereka sebagai pekerja di PT. DMIL dia nilai telah diperlakukan semena-mena, dengan emberhentikan tanpa memberikan pesangon dan tak kunjung melakukan pengangkatan status kerja.

Menurutnya, lebih dari 30 pekerja yang diberhentikan tanpa pesangon itu ditambah ratusan pekerja lainya juga tak kunjung dilakukan pengangkatan dengan rata-rata masa kerja sudah dua tahun ke atas. Dia berharap melalui cara itu, Pemda Muratara dapat memanggil pimpinan PT. DMIL untuk mengetahui kejelasan nasib mereka sebagai pekerja disana.

Ditambahkan Hendri Johan kepada Palembang Ekspres, sejauh ini setelah memberhentikan puluhan pekerja tanpa pesangon ditambah dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), seharusnya pihak perusahaan melakukan pengangkatan menjadi pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) status karyawan tetap.

Dengan memberhentikan tanpa pesangon dan tidak melakukan pengangkatan dengan status kerja yang lebih dua tahun, kini sikap perusahaan cendrung mengabaikan dan melanggar ketentuan dari Kepmen RI Nomor 100 tahun 2004. Jadi kedatangan pihaknya hari ini menuntut pihak perusahaan untuk mengangkat karyawan tetap, baik pekerja yang statusnya masih atau sudah diberhentikan.

“Jadi kami memberikan tempo selama dua hari sesuai dengan kesepakatan yang diberikan Pemda Muratara, untuk memanggil pihak perusahaan. Apabila sampai waktunya tidak ada kejelasan, kami akan berdemo kembali dengan memasuki Kantor Bupati dan menutup kegiatan di perusahaan,’’ sampainya.

Sebelumnya, ratusan pekerja kekantor Bupati Muratara, ditemui langsung Sekda Muratara H Alwi Roham beserta beberapa Kepala OPD Muratara yang langsung menggelar rapat mediasi dengan tanpa dihadiri pihak perusahaan PT. DMIL. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here