Home Palembang Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalangan Jemaah Calon Haji, Kemenag Perpanjang Jadwal Pelunasan...

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalangan Jemaah Calon Haji, Kemenag Perpanjang Jadwal Pelunasan Biaya Haji

0

PALEMBANG, PE – Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) memperpanjang jadwal pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) bagi jemaah reguler Tahun 1441H/2020M. Perpanjangan waktu dimaksudkan agar jemaah mempunyai kesempatan lebih luas sehingga tidak menumpuk pada waktu yang bersamaan.

“Saat ini, antrian dan kumpulan jemaah masih cukup banyak pada Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih. Hal tersebut secara protokol berpotensi terjadinya penyebaran virus corona atau corona virus disease 2019 (Covid-19),” beber Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) HM Alfjari Zabidi melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Informasi dan Hubungan Masyarakat (Inmas) H Saefudin

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalangan Jemaah Calon Haji, Kemenag Perpanjang Jadwal Pelunasan Biaya Haji 1
H Saefudin, Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Sumsel

kepada Palembang Ekspres, Rabu (25/3).

Saefudin menyebutkan, Ditjen PHU Kemenag sudah menerbitkan Surat Edaran untuk para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan BPS Bipih tentang Pelaksanaan Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 1441H/2020M Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Surat edaran ini diterbitkan dalam upaya bersama untuk menghambat penyebaran wabah Covid-19 yang meningkat pesat dan semakin meluas,” terangnya.

Jadwal pelunasan Bipih regular untuk tahap pertama awalnya dari 19 Maret hingga 17 April 2020. Jadwal ini diperpanjang hingga 30 April 2020. Untuk pelunasan tahap kedua, awalnya dari 30 April hingga 15 Mei 2020. Jadwal ini diubah menjadi dari 12 – 20 Mei 2020. Saefudin juga mendorong jemaah untuk memanfaatkan layanan pelunasan non teller. Jemaah bisa melakukan transfer sehingga tidak perlu datang ke bank.

“Imbauan ini penting untuk sama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Kepada BPS Bipih, Saefudin mengingatkan agar menerapkan protokol pengendalian Covid-19, termasuk di antaranya dengan pembatasan jumlah jemaah yang dilayani per harinya. Dia menambahkan, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel juga telah meminta kepada Kepala Bidang (Kabid) PHU agar menunjuk penanggungjawab sekaligus nomor WhatsApp (WA) di tiap Kantor Kemenag Kabupaten/Kota. Penanggungjawab harus selalu dapat dihubungi oleh jemaah yang akan menyampaikan bukti pelunasan/bukti transfer (struk) dan pas foto.

Baca Juga  19 Warga Lahat Berstatus ODP Covid-19

“Kanwil Kemenag Provinsi, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan BPS Bipih kami minta juga terus melakukan sosialisasi kepada jemaah untuk melakukan pelunasan melalui mekanisme tanpa tatap muka (non-teller),” tegasnya.

Selain memperpanjang waktu pelunasan Bipih Reguler, Kemenag membatasi pendaftar dan pembatalan jemaah haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. “Jumlah pendaftar dan yang akan melakukan pembatalan haji regular akan dibatasi maksimal 5 orang per hari,” ungkap Saefudin.

Untuk itu, lanjut dia, sistem pemblokiran pendaftaran akan dilakukan secara otomatis. Setelah kuota perhari terpenuhi, maka sistem pemblokiran pendaftaran dan pembatalan akan dilakukan secara otomatis, kemudian proses pendaftaran dan pembatalan dapat dilanjutkan esok harinya.

“Untuk layanan rekam fingerprint dalam proses pendaftaran dan pelimpahan nomor porsi, sementara waktu juga ditunda sampai kondisi normal kembali,” pungkasnya. ARZ

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here