Home Palembang Cinta Rosululloh Begitu Besar untuk Umatnya

Cinta Rosululloh Begitu Besar untuk Umatnya

0

Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al Anshor

PALEMBANG. PE- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Anshor, Sabtu (9/11) malam diisi oleh Ustad H Drs Mustopa HZ. Dalam tausiahnya, ustadz mengingatkan agar umat Islam selalu berzikir dan mengingat Allah SWT.

Selama 500 tahun manusia tidak punya pegangan. Manusia hidup dalam kondisi jaman jahiliyah. Yang kuat berkuasa, yang lemah teraniaya. “Lahirnya Rosullulloh SAW, mengubah dunia dari zaman jahiliyah kegelapan menjadi zaman yang benar benar mendapat rahmat Allah,” ujarnya.

Dikatakannya, jika ingat kepada Allah dan Rosulnya, maka Allah akan cinta kepada kita. Dan ada tiga bukti cinta Rosululloh kepada kita. “Rosululloh berjuang dengan segenap jiwa raganya untuk umatnya. Sampai meninggal pun Rosululloh meminta ampunan kepada Allah untuk ummatnya. Yang ketiga Rosululloh tidak pernah memusuhi umatnya. Tidak seperti zaman nabi sebelumnya. Begitu besarnya cinta rosul kepada ummatnya,” tutur Mustopa.

Dijelaskannya, dengan kita menghadiri majelis ilmu ini akan mendapat rahmat dan ridho Allah. Menurut Ustadz Mustopa, apakah peringatan maulid nabi yang sudah diperingati setiap tahun ini sudah membawa kita kearah perubahan yang lebih baik. Kita dianjurkan untuk selalu bersholawat kepada rosululloh SAW.

“Saat Rosululloh lahir, timbul ketenangan dimana mana. Dunia seakan menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Maka setiap habis sholat kita harus selalu bersholawat,” katanya. Kembali kepada sholawat kepada Rosululloh SAW, Allah dan para malaikatnya juga menjadi saksi mulianya akhlak Rosululloh SAW. Termasuk para sahabat, lingkungan sekitar nabi Muhammad SAW, bahkan kepada orang orang yang memusuhinya.

“Rosululloh itu akhlaknya adalah Al Quran. Itulah ketinggian akhlak Rosululloh. Malah orang orang non muslim mengakui akhlak Rosululloh SAW. Seperti yang ditulis oleh Michael Had. Walau non muslim tapi dia menempatkan Nabi Muhammad sebagai orang berpengaruh nomor satu sebagai pembawa perubahan terbesar di dunia,” tuturnya.

Makanya sudah seharusnya kita memuliakan Rosululloh SAW. Kita harus komitmen dengan ajaran Rosululloh. Dua pusaka yang ditinggalkan adalah Al Quran dan sunnah. Kita harus komitmen untuk menjalankan ini. Dan kita menjadikan Rosululloh sebagai suritauladan yang baik.

“Sesungguhnya telah ada dalam diri kalian contoh suritailadan yang baik. Allah utus Rosululloh SAW yang juga manusia seperti kita. Agar kita mencontoh keteladanan yang ada pada diri Rosululloh,” ungkap Mustopa berapi-api. TN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here