Home Adhyaksa Sriwijaya Curi Beras 1 Kg, Dihukum 2 Bulan Penjara

Curi Beras 1 Kg, Dihukum 2 Bulan Penjara

0
HT, warga Dusun II Jagaraga Kecamatan Buana Pemaca, saat menjalani persidangan karena dia mencuri 1 kg beras.

MUARADUA. PE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melaksanakan sidang perkara tindak pencurian, yang dilakukan anak berumur 15 tahun. Remaja tersebut yakni, HT (15) warga Dusun II Jagaraga Kecamatan Buana Pemaca, yang tertangkap tangan saat mencuri di rumah tetangganya sendiri Tajudin.

Dalam fakta persidangan terungkap, aksi pencurian dilakukan pada 17 Juli lalu. Dimana sekitar Pukul 09.00 WIB HT mendatangi TKP, untuk memantau lokasi apakah ada orang di rumah korban. Setelah memastikan rumah dalam keadaan kosong, HT pun melakukan aksinya yakni memasuki rumah korban dengan memanjat kayu panjang tersandar di halaman belakang rumah Tajudin.
Selanjutnya HT kemudian naik keatas genteng, dan membuka 4 buah genteng rumah korban, lalu masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah, HT mengambil beras dan dimasukan kedalam kantong kresek warna merah.
Jaksa Penuntut Umum Robbi Rahditio Dharma SH menjelaskan kronoligis kejadian, hingga HT harus sampai ke Kejaksaan Negeri. Dimana, HT dilaporkan mencuri beras 1 Kilogram.
“Dari BB yang di dapat benar bahwa HT telah melakukan pencurian beras seberat 1 kg, dengan alasan untuk membeli rokok,” tuturnya.
Jaksa Penuntut Umum Selaku menjelaskan sebelumnya telah dilakukan mediasi kepada kedua belah pihak agar di selesaikan secara kekeluargaan. Namun untuk memberikan efek jera, korban menuntut agar pihak keluarga HT mengganti kerugian sebesar Rp 20 juta.
“Berawal dari hal ini lah, akhirnya kasus ini di bawa ke pengadilan,” sambungnya.
Sementara Hakim dalam putusannya telah memutuskan hukuman HT yakni 2 bulan penjara, dari tuntutan 4 bulan berdasarkan Pasal 363 K 5 ayat 1 tentang pencurian dengan pemberatan atau Junto 53 ayat 1 percobaan.
Di sisi lain, pihak keluarga menerima keputusan tersebut. Namun dari pihak penuntut masih tahap pikir-pikir, sehingga bukan tidak mungkin nantinya akan kembali dilakukan sidang. DRE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here