Home Kriminal Kebakaran Damkar Ingatkan Musim Kemarau Rentan Kebakaran

Damkar Ingatkan Musim Kemarau Rentan Kebakaran

0
Dalam satu bulan terakhir telah terjadi tiga kali kebakaran di Lubuklinggau, salah satunya kebakaran rumah warga yang dipicu musim kemarau

LUBUKLINGGAU, PE – Saat musim kemarau tiba sangat rentan terjadinya kebakaran, baik itu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maupun kebakaran rumah di permukiman warga. Terhitung dalam satu bulan terakhir telah terjadi tiga kali kebakaran, dua diantaranya Karhutla dan satunya kebakaran rumah warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, Kgs Efendi Feri melalui ‚ÄéKasi Operasional dan Pemeliharaan saat dibincangi Palembang Ekspres mengatakan dimusim kemarau pihaknya memghimbau masyarakat untuk menjauhi hal-hal yang dapat memicu kebakaran.

“Puntung rokok dan membakar sampah dapat menjadi penyebab utama terbakarnya lahan dan hutan, sedangkan untuk warga hendaknya memperhatikan kondisi rumah dan kondisi alat elektronik , sebelum meninggalkan rumah hendaknya diperiksa terlebih dahulu. Untuk menghindari adanya sumber percikan arus pendek listrik yang dapat memicu kebakaran,” terangnya. Kemarin (24/7).

Basiruddin menghimbau kepada masyarakat Lubuklinggau agar hendaknya memiliki alat pemadam api ringan (Apar), itu berfungsi sebagai pertolongan pertama saat terjadi kebakaran.

“Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, kita harus siaga kapan pun itu. Minimal ada setiap RT memiliki apar, lebih baik lagi kalau setiap rumah warga punya apar,” jelasnya.

Masih kata Basiruddin, ia mengharapkan kepada masyarakat Lubuklinggau untuk dapat bekerjasama dengan pihak damkar dalam melaksanakan tugasnya memadamkan api.

“Saat mendengar sirine kita mengharapkan pengguna jalan minggir, dan saat melakukan pemadaman api hendaknya masyarakat jangan memadati areal kebakaran hanya untuk menonton, karena hal itu dapat menghambat kinerja kita dalam memadamkan api,” pintanya. NSR/AFA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here