Home Sumsel Dana BOS Rp 14,7 M Cair, Inspektorat dan BPK Akan Turun

Dana BOS Rp 14,7 M Cair, Inspektorat dan BPK Akan Turun

0
Dodi Purnama, ST, MM, Kepala Bidang Pembinaan Dikdas Kabupaten OKU Timur.

MARTAPURA,PE-Kabar gembira bagi sekolah-sekolah di Kabupaten OKU Timur. Pasalnya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada triwulan IV sudah cair dan telah ditrasfer masing-masing sekolah. Pencairan dana BOS tersebut, ditujukan untuk siswa di jenjang SD dan SMP

Dari data Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur, untuk jumlah siswa SD yang menerima dana BOS sebanyak 64.621 siswa, total dana yang cair Rp 10.339.360.00 untuk persiswanya Rp 160 .000 per triwulan satu tahun Rp 800.000. Sementara untuk jumlah siswa SMP yang menerima bantuan dana BOS sebanyak 21.994 siswa, jumlah dana yang cair Rp 4.398.800.000 untuk persiswa 200.000 per triwulan pertahun Rp 1 juta.

“Alhamdulillah dana tersebut sudah cair dan bisa dimanfaatkan sekolah pada bulan Desember ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur Wakimin, S.Pd MM melalui Dodi Purnama, ST, MM Kabid Pembinaan Dikdas, Senin (2/12).

Dodi menekanan kepada Kepala Sekolah SD dan SMP, agar segera menyelesaikan laporannya. Sebab, Inspektorat dan BPK akan segara melakukan pemeriksan dana BOS yang dicairkan.

“Jangan sampai ada masalah dalam pemeriksan nanti, kerena itu kepala sekolah harus segera menyelesaikan laporan,” tegas Dodi.

Dengan pencairan ini, Dodi meminta supaya sekolah berhati-hati dalam menggunakan anggaran BOS tersebut. Menurutnya, semua pengeluaran yang memakai dana pemerintah harus dipertanggungjawabkan dengan baik.

Yang lebih penting, lanjutnya sekolah tidak diperkenankan melakukan pungutan dana dalam bentuk apapun. Sebab, kebutuhan pendidikan sudah dipenuhi.

“Jadi tidak ada alasan lagi untuk melakukan pungutan sekolah, dan gunakan papan infromasi pengelolaan dana BOS sehingga sistem trasparan dan akutabel dapat dilaksankan serta diharapkan tetap mematuhi juklak dan juknis sesuai pentujuk buku BOS, ” papar Dodi.

Ia menambahkan, jika terdapat sekolah yang melakukan pungutan, lebih-lebih pungutan liar kepada siswa, maka sekolah tersebut telah melanggar peraturan.

“Ya, kalau ada silahkan lapor kepada pihaknya soal saksi pasti ada sanksinya. Nanti pihak berwenang yang akan menangani. Tapi tetap semuanya harus dikaji dan dilihat, pungutan apa itu dan tujuannya apa,” tukasnya. JAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here