Home Sumsel Lahat Diduga Jejak Harimau Terpapar di Kota Agung

Diduga Jejak Harimau Terpapar di Kota Agung

0
JEJAK HARIMAU : Tampak anggota Polsek Kota Agung memasang police line, diduga ada jejak harimau disekitar Pos Security PT Green Lahat, Senin (9/12). POLSEK KOTA AGUNG FOR PALPRES

LAHAT, PE – Penampakan diduga harimau terlihat di sekitar pos security PT Green Lahat Desa Singapure, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Ahad (8/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Atas informasi tersebut, selanjutnya dilakukan pengecekan oleh pihak Polsek Kota Agung Lahat, Senin siang (9/12).

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK Msi melalui Kapolsek Kota Agung Lahat Iptu P. Freddy SH membenarkan, adanya informasi masyarakat terkait adanya warga yang melihat binatang buas diduga harimau. Namun pihaknya belum bisa memastikan karena menunggu pengecekan dari pihak BKSDA.

Informasi yang dihimpun, awalnya pihak Polsek mendapat informasi dari masyarakat. Saat itu dari keterangan saksi Yusmani Qalsum (50) security PT Green Lahat dan Wiwin (43) Desa Singapure, Kecamatan Kota Agung Lahat. Bahwa sekitar pukul 23.30 WIB, bertempat di sekitar  pos security PT Green Lahat desa Singapure telah terlihat satu ekor harimau belang warna coklat hitam muka putih.

Kedua saksi selesai makan malam, di tempat parkir samping pos security, ada anak anjing yang menyalak berlari kearah jalan. Tiba-tiba terlihat satu ekor harimau belang berjalan memdekati pos. Lalu kedua saksi berlari masuk ke dalam pos sambil membuat suara gaduh agar harimau pergi. Akan tetapi harimau tetap belum mau pergi sekitar 20 menit. Kemudian lewat beberapa karyawan pulang kerja mengendarai sepeda motor , barulah harimau tersebut ke arah belakang pos.

Dari info itu, anggota Polsek langsung mengecek lokasi. Aparat lalu menemukan jejak kaki diduga harimau di belakang pos.  Dengan ukuran tapak kaki 16 cm x 15 cm. Jarak kaki depan dan belakang antara 110 cm sampai dengan 135 cm.

Selanjutnya, Polsek berkoordinasi dengan BKSDA Isau Isau untuk kelapangan guna lebih memastikan tapak yg ditemukan tersebut.

“Sudah kita hubungi pihak BKSDA, rencananya besok (Selasa, red) mereka akan ke lapangan untuk memastikan temuan warga tersebut,” ujar Freddy.

Pihaknya juga telah memasang tanda larangan ditapak yang ditemukan agar tidak dirusak oleh warga. Serta menghimbau kepada warga melalui kades Desa Singapure untuk tidak terlalu menimbulkan ketakutan yg berlebihan. Namun tetap waspada dan jangan ke kebun seorang diri.” Yang jelas jangan sampai takut berlebihan namun tetap waspada,” tukasnya. BRN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here