Home Sumsel Dikritisi, Dinas Banyak Gelar Rapat dan Sosialisasi di Hotel Luar Muratara

Dikritisi, Dinas Banyak Gelar Rapat dan Sosialisasi di Hotel Luar Muratara

0
Kegiatan Sosialisasi Desa Kabupaten Muratara yang saat ini berlangsung di Malang, Kamis (11/7).

MURATARA, PE- Banyaknya kegiatan dinas-dinas di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang mengelar rapat dan sosialisasi di hotel dan di luar Kabupaten Muratara, banyak menuai protes serta keluhan dari masyarakat serta beberapa tokoh di Kabupaten Muratara, Kamis (11/7).

Pasalnya, banyaknya kegiatan rapat dan sosialisasi yang masih bisa dilakukan di dalam Kabupaten sendiri. Muncul kesan terlalu dipaksakan untuk digelar dihotel luar Kabupaten Muratara, sehingga menimbulkan banyak anggapan miring terhadap Kabupaten Muratara, dari masyarakat luar khusunya di Kota Lubuklinggau tempat biasanya digelar rapat dan sosialisasi dinas-dinas.

Seperti diungkapkan Tokoh Pemekaran Kabupaten Muratara, Mat Ibrahim yang mengatakan, banyaknya kegiatan pemerintah yang digelar di luar Kabupaten sendiri, jelas banyak mereugikan daerah. Dimana seharusnya dana kegiatan itu harusnya bisa menjadi pemasukan masyarakat sediri, tetapi dibayarakan keluar dari sisi ekonominya.

Terus kalau kegiatan sudah digelar diluar daerah, menurut dia, otomatis Kabupaten sendiri sepi seperti kota mati. Meskipun Muratara sendiri masih kekurangan, setidaknya kegiatan mereka harusnya lebih dikurangi, khususnya kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu urgent dapat digelar di kantor-kantor sendiri.

“Di Rupit juga sudah ada Aula Siti Rahma yang bisa digunakan, dan hal ini juga sering terdengar adanya rapat di hotel-hotel di Lubuklinggau. Hal ini saya rasa juga ada kesalahan dari manajemen kepegawaiannya, kenapa karena sebagian ASN di Kabupaten Muratara bertempat tinggal di Kota Lubuklinggau,” ungkapnya.

Menurut Mat Ibrahim, hal ini juga seharusnya Pemerintah Muratara bisa mencari solusinya seperti pembangunan saranan prasarana seperti rumah murah atau gedung pertemuan untuk ASN itu. Karena akibatnya kegiatan-kegiatan seperti inilah terkesan aji mumpung, sekalian pulang. Selain itu kalau fasilitas di Muratara memang masih kurang, tapi bisa memakai sarana yang ada seperti gedung kecamatan, gedung sekolah, bila perlu pakai tenda dan rasanya kegiatan itu masih bisa dilaksanakan.

Baca Juga  12 Tahun Berdiri, Dusun Gersik Belum Dimasuki Listrik

“Jadi kedepan sama halnya dengan program Gubernur menurunkan tingkat kemiskinan satu digit, dalam arti kita mengendalikan perekonomian itu didaerah sendiri dalam semua aspek. Termasuk kegiatan rapat, pertemuan, sosialisi dan sebagainya harus menyentuh rakyat miskin yang diadakannya di daerah sendiri, minimal orang bisa bikin kue dan kuliner bisa menjadi pemasukan,’’ ujarnya.

Sementara itu Amri Sudatyono Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Muratara mengungkapkan, terkait banyaknya kegitan rapat dan sosialisai dinas diluar deerah, dia melihat karena banyak ASN yang bertempat tinggal di Lubuklinggau dan fasilitas Kabupaten Muratara masih banyak kekurangan. Tetapi seharusnya kalau kegitan-kegiatan yang sifatnya tidak urgent, lebih baik digelar di Muratara.

“Artinya lebih baik Pemda harus mengutamakan kebijakan-kebijaran tentang kesejahteraan rakyat, seperti pembangunan jalan-jalan, gedung sekolah dan sebagainya. Karena masih banyak jalan-jalan di Kabupaten Muratara ini yang sulit dilalui kendaraan. Jangankan roda empat, roda dua saja kadang sulit,” ungkapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here