Home Sumsel Banyuasin Dilabel Keluarga Miskin, 70 KPM Keluar dari Program PKH

Dilabel Keluarga Miskin, 70 KPM Keluar dari Program PKH

0

BANYUASIN, PE – Malu rumahnya distempel Keluarga Miskin, tercatat sampai saat ini sudah ada 70 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Banyuasin yang menyatakan keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Kemungkinan jumlah itu bisa bertambah dari data KPM Banyuasin 33.003 Kepala Keluarga (KK). Karena, petugas pendamping PKH bersama Dinas Sosial Banyuasin tengah melakukan pendataan kerumah-rumah.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Sosial Banyuasin Hasmi bahwa dari 70 KPM terdapat 50 KPM yang sudah dianggap mampu keluar dari Program PKH. Selain itu, ada 20 KPM yang enggan rumahnya distempel Keluarga Miskin hingga menolak bantuan PKH.

“Jadi, saat ini belum bisa disimpulkan jumlah KPM yang keluar dari Program PKH,”ujar Hasmi kepada Palembang Ekspres.

Dia menjelaskan pelabelan keluarga miskin kerumah-rumah KPM, salah satu cara untuk memastikan penerima bantuan PKH benar-benar miskin. Hal ini dilakukan sejak dua pekan yang lalu ke sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Pendataan keluarga miskin itu berdasarkan inisiatif dari pemerintah daerah masing-masing. Sebab, apabila tidak ditempel mereka selalu merasa miskin dan terus menerus menerima bantuan PKH,”jelasnya.

Sementara pemerintah pusat punya target yang harus dicapai dan bantuan tersebut sifatnya bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban hidup mereka. “Jadi, tidak mungkin bantuan PKH itu terus menerus, sudah pasti ada batas waktunya,”terangnya.

Seperti diketahui dana bantuan PKH ini disalurkan pemerintah pusat 4 kali dalam setahun. Tahap ke-I berjumlah Rp.500.000 yang disalurkan pada Bulan Februari, Tahap ke-II berjumlah Rp. 500.000 yang disalurkan pada Bulan Mei, Tahap ke-III berjumlah Rp. 500.000 yang disalurkan pada Bulan Agustus, dan Tahap ke-IV berjumlah Rp. 390.000 yang disalurkan pada Bulan November, hingga total tiap rumah tangga mendapatkan bantuan Rp. 1.890.000/total dalam setahun.

“Dana ini bukan Petugas PKH yang menyalurkannya, tapi langsung ditransfer dari pusat ke rekening peserta PKH melalui Buku Tabungan BANK BRI,”jelasnya. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here