Home Sumsel Muara Rupit Dilanda Banjir, Kegiatan Belajar Siswa Sekolah Diliburkan

Dilanda Banjir, Kegiatan Belajar Siswa Sekolah Diliburkan

0
Para siswa yang harus melintasi banjir saat hendak berangkat ke sekolah, di Desa Pauh.

MURATARA,PE- Akibat banjir sejak tiga hari yang lalu terjadi di Desa Pauh dan Desa Pauh 1 Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kegiatan belajar mengajar siswa SD dan SMP di desa itu harus diliburkan.

Hal itu dilakukan demi keamanan bagi siswa, karena debit air terus meningkat. Hingga saat ini, mencapai 50-60 cm. Sehingga, kegiatan belajar dan mengajar terpaksa harus diliburkan sampai kondisi debit air mengalami penyurutan.

Seperti diungkapkan langsung Ardimanto, salah satu guru SMP Negeri Pauh kepada Palembang Ekspres, Kamis (13/2). Menurut dia, saat ini aktivitas kegiatan belajar dan mengajar di sekolah tempat dia mengajar harus diliburkan karena banjir.

“Untuk banjir sendiri hampir menyeluruh di dua desa yakni Desa Pauh dan Pauh 1, tetapi untuk lokasi yang paling tinggi debit airnya berda di Dusun 3 Desa Pauh. Sejak banjir datang pada Senin lalu, hingg sekarang debit air terus meningkat,” terangnya.

Alasan kenapa diliburkan, lanjutnya, karena dikhawatirkan dapat berbahaya bagi siswa. Selain itu untuk pergi ke sekolah, siswa juga pasti akan basah pakainya karena kedalaman banjir sendiri tidak merata. Bahkan, ada kedalaman diatas lutut orang dewasa.

Sementara hal sama juga disampaikan Adi Candara, salah satu guru SD di desa itu. Dia mengungkapkan, kegiatan belajar dan mengajar di sekolah nya juga ikut diliburkan karena alasan keamanan bagi siswa dan akan aktif kembali setelah air mulai surut.

“Untuk saat ini banjir yang datang sejak tiga hari lalu debit airnya terus meningkat, oleh karena itu sekolah berinisiatif meliburkan kegiatan belajar mengajar demi keamanan anak-anak. Kepada pemerintah, kiranya dapat memberikan bantuan banjir untuk desa kami,” harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here