Home Headline News Disalip Romain di Race 2, Tim Gasjer Tetap Juarai MXGP Palembang

Disalip Romain di Race 2, Tim Gasjer Tetap Juarai MXGP Palembang

0
Setelah sempat jatuh bangun di race kedua dan disalip Romain Febvre, rivalnya dari Monster Energy Yamaha Factory, akhirnya Tim Gasjer dari Team HRC sukses mengungguli MXGP seri Palembang.

PALEMBANG, PE – Crosser asal Slovenia Tim Gasjer berhasil menangi MXGP seri Palembang di Sirkuit OPI Mall Palembang, Ahad (7/7). Kemenangan Tim Gasjer ini menjadi kemenangan keenamnya secara beruntun dengan dalam 11 seri MXGP musim 2019 ini.

Padahal pembalap Tim Honda HRC itu sempat dibuat kewalahan menghadapi pesaingnya dari Tim Monster Yamaha Energy, Romain Febvre yang berhasil meraih urutan kedua.

Romain Febvre sendiri sempat mengungguli Gasjer di race kedua, namun hasil overall pembalap asal Perancis itu gagal di race pertama setelah hanya finish di urutan keempat.

Tim Gasjer tampil maksimal pada race 1 dengan mengumpulkan catatan waktu 34:36,177 detik dalam memutari 21 laps sejauh 31,920 km.

Namun pada race 2, dia finis pada urutan kedua di belakang Romain Febvre dari Monster Energy Yamaha yang pada race pertama berada pada urutan keempat.

Meski menjadi tercepat berselisih waktu tiga menit dari Febvre pada race kedua, Tim dinyatakan pemenang seri Palembang karena akumulasi poin dari kedua race membuatnya tetap mengungguli Romain dengan selisih empat poin.

Sejak start pada balapan kedua itu, Tim dan Romain bersaing ketat. Tim unggul pada tiga laps awal, namun pada laps ke-4, Febvre menyalipnya.

Tim berusaha keras menguntit Romain, namun pembalap Prancis itu semakin kencang menggeber motornya sehingga pada laps berikutnya semakin memperlebar jarak. Posisi Tim pada urutan kedua bahkan sempat disalip Jeremy Seewer pada laps keempat.

Namun, pada laps-laps berikutnya, Tim mengembalikan posisinya pada urutan kedua sehingga persaingan antara Romain dan Tim inilah yang tersaji hingga laps terakhir.

Romain akhirnya finis lebih dahulu memutari 20 laps sejauh 30,400 kilometer dan ditambah dua laps lagi. Romain meninggalkan Tim cukup jauh. Dia langsung meluapkan kegembiraannya pada loncatan di gundukan terakhir garis finis dengan melepaskan kakinya dari pijakan dan disambut sorak sorai penonton.

Pada sesi konferensi pers, Tim mengakui Romain tampil lebih prima. “Pada race pertama, saya berhasil mengontrol jarak tapi di race kedua saya gagal mendapatkan loncatan terbaik. Jadi mereka mampu mengejar, mungkin di laps ke-4 atau ke-5, saya melakukan kesalahan,” ucap Tim.

Ia mengaku sangat menikmati seri di Palembang namun kurang menyukai sirkuitnya yang disebutnya terlalu pendek hanya sejauh 1,5 kilometer sehingga gundukan-gundukan menjadi rapat. “Tapi ada juga pebalap yang justru suka lintasan seperti ini,” imbuh dia.

Kemenangan pada seri ini semakin memantapkan Gajser dalam klasemen sementara dari 11 seri yang menempatkannya di puncak klasemen dengan 488 poin, disusul Antonio Cairoli 358 poin, dan Jeremy Seewer 327 poin.

Romain tidak dapat menutupi rasa bahagianya pada sesi konferensi pers itu. Apalagi sudah hampir tiga tahun tidak berada di podium bersama pembalap Yamaha. Kali ini, seri di Palembang bisa naik podium bersama Jeremy Seewer yang menempati urutan ketiga.

Sebelumnya, juara dunia MXGP 2016 Tim Gasjer menyebut sirkuit Palembang menjadi yang terbaik saat ini karena lokasinya yang sangat strategis. Tim mengaku sudah berkeliling ke berbagai penjuru dunia untuk beradu balap, baru kali ini mendapatkan sebuah sirkuit yang persis berada di depan hotel.

“Ini sesuatu yang baru dan spesial untuk semua orang, kamu menyelesaikan balapan dan langsung pergi ke kolam renang, atau kamar hotel. Jadi ini sangat bagus,” ucap Tim.

Sirkuit tanah liat MXGP di Palembang dibangun di atas lahan sekitar 2 hektare dengan menyajikan tantangan bagi pembalap motocross karena lintasannya tergolong pendek yakni hanya 1,2 kilometer (Km).

Lokasinya yang persis di muka bintang lima Hotel Wyndham, dan berada satu kompleks dengan OPI Mal kawasan Jakabaring Sport City (JSC) menjadi keunikan tersendiri bagi para pembalap dunia. Mereka tidak perlu berlama-lama menuju lokasi pertandingan yang terkadang berada di pingiran kota.

Oleh karena itu, pembalap Tim HRC ini sangat menikmati keberadaannya di Palembang, apalagi ini menjadi kali pertamanya menginjakkan kaki ke kota yang pernah menjadi tuan rumah Asian Games 2018 ini.

Ia pun berharap bisa datang kembali ke Palembang karena terpilih menjadi tuan rumah seri kejuaraan dunia MXGP pada tahun-tahun mendatang. “Saya merasa sangat baik di sini dan saya berharap kami bisa kembali ke sini di masa depan,” kata dia. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here