Home Pendidikan Disdik OKI Pantau Aktivitas Siswa di Rumah

Disdik OKI Pantau Aktivitas Siswa di Rumah

0
Dedi Rusdianto, Sekretaris Disdik OKI.

KAYUAGUNG, PE – Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) meliburkan sekolah di berbagai tingkatan hingga dua pekan mendatang.

Keputusan ini sendiri, menindaklanjuti Perintah Presiden Joko Widodo dan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020, tentang pencegahan Corona Virus Disaesae (Covid-19), serta hasil Rakor Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Kabupaten OKI.

Meliburkan aktivitas di pusat pendidikan yang menjadi kewenangan Kabupaten OKI, yaitu dengan mengalihkan sementara aktifitas dari sekolah ke rumah, ternyata tak berlaku bagi guru. Bahkan meski belajar di rumah masing-masing, Disdik OKI tetap memantau aktivitas mereka melalui guru dan wali kelas.

Sekretaris Dinas Pendidikan OKI, Dedi Rusdianto SPd memastikan pasca diliburkan dan belajar di rumah, pihaknya tetap memantau aktivitas para siswa agar benar-benar berada dan belajar di rumah masing-masing.

“Setiap guru tetap harus melaksanakan kewajibannya. Pada saat jam sekolah mereka harus di sekolah, tapi di saat jam sekolah sudah selesai mereka boleh melanjutkannya dari rumah, makanya sekolah tetap kita buka,” ujar Dedi Rusdianto kepada palpres.com, Kamis (19/3).

Dedi juga menjelaskan, bahwa setiap guru mata pelajaran harus menghubungi dan tahu kondisi anak didiknya, minimal 50 persen dari jumlah anak didiknya.

“Ketika kita pantau, guru tersebut harus mengetahui kondisi anak didiknya, minimal 50 persen dari jumlah anak didiknya sudah dihubungi. Itulah fungsi guru itu kenapa harus masuk sekolah,” cetusnya seraya menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Satpol PP untuk melakukan patroli guna memastikan tidak ada siswa berkeliaran di luar rumah, khususnya bagi mereka yang berdomisili di wilayah perkotaan Kayuagung.

Dedi mengungkapkan, saat ini kondisi memang sedang dalam suasana bencana, jadi tidak serta merta ada juknis dan juklak terkait hal itu. “Atas dasar itulah, makanya Bupati OKI, H Iskandar SE menjamin bahwa kegiatan belajar mengajar serta ujian materi kurikulum tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya.

Baca Juga  SMB IV Ikut Berpartisipasi Cegah Penyebaran Covid-19 di Palembang

Untuk guru dan sekolah yang berada di daerah pelosok Kabupaten OKI, hal sama juga diberlakukan. “Kalau tugas mereka sudah selesai, mereka boleh pulang, tetap yang digunakan jam sekolah. Dan dua hari sekali mereka juga boleh berkunjung ke rumah anak didik, untuk memberikan materi atau tugas ke anak didiknya,” pungkasnya. IAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here