Home Headline News DP Minta Jurnalis Kawal Pascapilpres

DP Minta Jurnalis Kawal Pascapilpres

0

PALEMBANG, PE – Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, Ratifikasi Dewan Pers, Ratna Komala meminta jurnalis di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk ikut mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pascapencoblosan pada 17 April lalu.

Ratna mengingatkan, pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Untuk itulah, media harus mengawal akuntabilitas KPU, Bawaslu, dan penegakkan hukun kasus kecurangan serrt investigasi kematian anggota KPPS.

“Dalam mengungkap fakta, seorang jurnalis tetap mematuhi kaedah Kode Etik Jurnalistik sehingga pemberitaan harus bijaksana dan bisa mendinginkan suasana,” ujar Ratna dalam Workshop Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 di Palembang, Rabu (15/5).

Lebih jauh dia menjelaskan, proses pengawalan demokrasi pascapencoblosan Pemilu tetap harus dilakukan hingga pengumuman dan potensi sengketa Pemilu melalui jalur hukum. Hal ini mengingat, Mahkamah Konstitusi mulai menerima pendaftaran sengketa Pemilu pada 8-25 Mei dan baru akan melakukan sidang pendahuluan pada 9-12 Juli.

“Kita (jurnalis, red) salah juga kalau hanya diam melihat ada 500an lebih KPPS yang meninggal dunia. Untuk itulah, jurnalis harus mengawal proses demokrasi ini,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, meski proses pencoblosan sudah selesai namun masih menyisakan banyak masalah mulai dari tingkat PPS hingga provinsi.

“Baru-baru ini kita menerima 60 laporan terkait petugas PPK yang diduga sudah mengubah data dan lainnya. Ada juga keberatan saksi di tingkat PPS namun banyak ditolak KPU. Bawaslu merekomendasikan buka C1 tapi ditolak KPU. Hingga kini masih banyak msalah KPU,” jelasnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here