Home Sumsel Banyuasin DPKD Banyuasin Dorong Kecamatan Air Salek Bentuk 1 Desa 1 Perpustakaan

DPKD Banyuasin Dorong Kecamatan Air Salek Bentuk 1 Desa 1 Perpustakaan

0

BANYUASIN.PE-Gerakan minat baca terus digaungkan di Bumi Sedulang Setudung untuk menyukseskan Program Banyuasin Cerdas. Tidak hanya dipusatkan dalam wilayah Ibu Kota didaratan, juga dilakukan wilayah perairan.

Untuk mendorong terbentuknya Program Satu Perpustakaan Satu Desa/Kelurahan yang akan dilaunching oleh Bupati Banyuasin H Askolani pada Januari 2020 mendatang.

Maka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Banyuasin gencar mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) diseluruh kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Air Salek yang dibuka oleh Adam Ibrahim, SE, MSi merupakan Kepala DPKD Banyuasin.
Kegiatan Bimtek yang berlangsung pada 20- 22 Nopember 2019.

Adapun pesertanya diikuti Kepala Desa atau perangkat desa yang ditugaskan di desa/ kelurahan dalam kecamatan Air Salek sebanyak 14 orang dengan mengirimkan masing-masing 1 orang peserta.

“Dengan terbentuknya Perpustakaan desa kita harapkan dapat menghasilkan manfaat yang dapat diterima oleh masyarakat dan bermuara kepada kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,”ujar Samsudin, SPd, MM Ketua Pelaksana Kegiatan pada Palpres.com.

Sementara Kepala DPKD Banyuasin Adam Ibrahim, SE, MSi menyampaikan gerakan membangun budaya baca merupakan langkah awal revolusi sejalan dengan Program Pemkab Banyuasin untuk menuju Banyuasin Cerdas.

Upaya dilakukan salah satunya pembentukan perpustakaan desa/ kelurahan dan sarana bacaan yang dapat dijadikan pusat informasi dan pengetahuan untuk meningkatkan harkat hidup baik secara ekonomi maupun sosial.

Dimana, saat ini ada 56 Perpustakaan Desa dari 288 Desa dalam Kabupaten Banyuasin. “Jaga terus agar minat baca dan kebiasaan membaca anak kita terpelihara, beri rangsangan dengan memberikan hadiah buku setiap anak mencapai prestasi tertentu,”ujar Adam dihadapan peserta.

Lanjut Adam bahwa ini tantangan diera digital menumbuhkan minat baca masyarakat yang sekarang dinilai semakin menurun. Sebab itu Adam mengajak masyarakat untuk membiasakan membaca 15 menit setiap hari dapat dijadikan modal awal untuk tampilkan diera globalisasi ini.

“Kebiasaan baca 15 menit setiap hari merupakan bentuk perubahan perilaku terutama pada anak-anak usia pelajar guna menumbuhkan minat baca dikalangan masyarakat,”tuturnya.BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here