Home Olahraga Eksperimen Alfredo Vera

Eksperimen Alfredo Vera

0
Angel Alfredo Vera, arsitek anyar Sriwijaya FC

PALEMBANG,PE- Krisis pemain yang dialami Sriwijaya FC jelang berakhirnya kompetisi Liga 1, untuk sementara mampu diatasi sang pelatih Angel Alfredo Vera. Tanpa adanya sejumlah pilar, Alfredo Vera mampu memaksimalkan potensi pemain di bukan posisi aslinya.

Salah satu eksperimen yang dilakukan Alfredo Vera ialah dengan menggeser posisi Yogi Rahadian. Pemain yang biasa beroperasi di sektor sayap itu, di plot lebih ke dalam sebagai gelandang bertahan. Meski bukan posisi idealnya, namun Yogi nyatanya mampu menjalani peran dengan baik sebagai gelandang box to box. Dia tampil cukup baik ketika Laskar Wong Kito mengandaskan Barito Putera 2-0, Senin, 12 November 2018.

Sementara Nur Iskandar juga tidak kalah gemilang. Sama-sama beroperasi di sektor sayap, Nur di pasang sebagai penyerang lubang, menggantikan Manuckher Dzhalilov. Manu sendiri didorong lebih kedepan sebagai penyerang tunggal, menempati posisi Alberto Goncalves. “Saya sengaja menempatkan Yogi sebagai gelandang, karena dia bisa bermain di posisi itu. Saat latihan sudah kita coba dan hasilnya cukup bagus,” kata Alfredo Vera, Rabu (14/11).

Menurut Alfredo Vera, Yogi memiliki kemampuan dalam duel satu lawan satu dan punya akurasi umpan yang cukup baik. Sehingga menempatnya sebagai gelandang tengah bukanlah sebuah perjudian. Demikian juga dengan Nur Iskandar dan Manuchekhr Dzhalilov yang dapat menempati semua posisi di lini serang. Manu memang lebih pas jika di plot sebagai penyerang lubang.

Namun dengan cederanya Muhammad Ridwan memaksa pelatih asal Argentina itu memainkan Manu lebih kedepan. Manu sendiri merupakan opsi terbaik ditengah skuad yang terbatas. “Untuk pertandingan kedepan akan kita lihat siapa pemain yang paling siap. Kita akan tempatkan pemain yang siap untuk diturunkan,”tandasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here