Home Sumsel Muara Rupit Gajah Liar Kembali Rusak Kebun Warga

Gajah Liar Kembali Rusak Kebun Warga

0
Kerusakan kebun warga akibat amukan gajah liar, di Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

MURATARA,PE- Kembali seekor gajah liar merusak perkebunan masyarakat di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Kali ini terjadi di perkebunan warga Desa Belani dan beberapa desa di sekitarnya, Kamis (26/3/20).

Akibat kejadian itu, masyarakat resah saat hendak ke kebun, Pasalnya, gajah itu menyebabkan kerusakan kebun sawit, kebun pinang, kebun pisang dan beberapa kebun warga lainnya. Sebelumnya gajah liar itu sempat terlihat oleh warga sedang menyadap karet, yang bergegas pulang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti diungkapkan M Ismi, salah satu warga Belani yang kebunnya mengalami kerusakan. Dia mengatakan akibat ulah gajah itu kebun warga di Desa Belani dan beberapa desa tetangga, mengalami kerusakan. Termasuk kebun pinang, kebun pisang dan nanas miliknya, yang hancur dicabuti dan dimakan oleh gajah itu.

Menurutnya, gajah itu sepertinya memang mencari makan karena terlihat dari pagar kawat dan papan yang mengelilingi kebunnya hancur didobrak oleh gajah itu. Termasuk juga tanaman sawit ditumbangkan oleh gajah, yang memakan umbi-umbi atau umbut tanaman-tanaman yang dia tumbangkan.

“Dari tanaman yang dirusaknya terlihat kalau gajah itu sengaja memakan umbi atau umbut tanam, baik itu pisang, nanas, pinang maupun sawit. Hal itu sempat terlihat jelas oleh warga yang sedang menyadap karet. Dimana belalai gajah terlihat mencabuti tanaman yang ada, hingga membuat warga yang sedang berada di kebun itu memutuskan pulang untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Menurut M Ismi, kejadian itu diperkirakan terjadi malam hari, dan sebelumnya pada sore hari itu ada warga yang sedang menyadap karet juga melihat seekor gajah ukuran besar itu dan langsung memutuskan pulang karena khawatir. Kebun yang rusak itu juga, lanjutnya, termasuk kebun sawit mantan Kepala Desa Belani.

“Kalau untuk jumlah gajah itu ada satu, tapi ukurannya besar. Telapaknya saja sebesar stir mobil truk. Oleh karena itu banyak masyarakat mulai khawatir dan resah. Karena selain membuat kerugian bagi masyarakat, juga mengancam keselamatan warga saat di kebun,” keluhnya.

Sebagai masyarakat, dia berharap kepada pemerintah maupun dinas terkait yang menangani hewan liar yang dilindungi agar menangkap gajah itu sebelum menimbulkan korban jiwa maupun membuat kerugian terus menerus pada kebun-kebun masyarakat. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here