Home Headline News Kabut Asap, Wawako Imbau Warga Pakai Masker

Kabut Asap, Wawako Imbau Warga Pakai Masker

0
Saat beraktifitas di luar, Wawako Palembang Fitrianti Agustinda (baju merah) kini tak lepas dari masker di wajahnya.

PALEMBANG, PE – Satu bulan terakhir Palembang dikepung oleh kabut asap, sehingga berdampak buruk ketika terhirup asap. Keluhan tidak datang dari masyarakat umum saja, bahkan Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda sendiri mengaku telah mengalami sesak nafas.

“Bukan anak-anak saja, saya sendiri sudah sesak nafas,” ujar Fitri usai rapat, Senin (23/9). Menurut dia, akibat kabut asap, pihaknya meliburkan siswa selama tiga hari, bahkan pegawai juga diusulkan untuk dimundurkan jam masuk kerja.

“Kalau kondisi pagi kabut asapnya sangat tebal. Biasanya siang turun, tetapi kita tetap meliburkan anak-anak, karena sebelumnya kita mendapat laporan partikelnya turun, makanya kalau partikel naik maka libur tetap dilakukan. Bila perlu sampai Jumat,” kata dia.

Ia mengimbau, agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar jika dianggap tidak penting. “Tapi Pemkot melalui Dinkes terus membagikan masker serta menyiapkan stok obat di setiap Puskesmas, supaya kalau ada penderita langsung segera ditangani,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Letizia mengakui ada terjadi peningkatan kasus ISPA di Kota Palembang.

“Untuk ISPA kasusnya meningkat meningkat dibandingkan bulan lalu untuk anak-anak. Kategori anak dibawah lima tahun meningkat 60 persen, dan diatas lima tahun meningkat 10 persen,” jelas dia.

Kata dia, kasus ISPA ini memang didominasi anak-anak karena daya tahan tubuh anak ini paling rentan terkena berbagai penyakit, apalagi ditambah kondisi seperti ini.

“Efek dari kabut asap ini sangat bahaya selain menyebabkan ISPA, sesak napas juga bisa menyebabkan radang paru-paru jika semakin lama terpapar kabut asap,” tegasnya.

Berdasarkan data, daerah yang paling banyak kasus ISPA yakni Kecamatan Seberang Ulu I, Kalidoni dan Kemuning. “Dari data dinkes kasus ISPA sampai per September yakni Seberang Ulu I mencapai 1637 kasus, Kalidoni 1449 kasus dan Kemuning mencapai 1347 kasus,” ungkap dia.

Baca Juga  Rumah Zakat Sumsel Siapkan Safe House Bagi Korban Asap di Klinik Ummat

Ia mengatakan untuk posko kesehatan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub, Pol PP untuk membuka pelayanan di posko kesehatan.

“Untuk pembagian masker terus kita lakukan, dan hingga saat ini sudah 10 ribu lebih masker yang kita bagikan,” tutup dia. DYN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here