Home Headline News Gugatan Pra Peradilan Obby Ditolak Hakim

Gugatan Pra Peradilan Obby Ditolak Hakim

0
Keluarga pemohon Pra Peradilan Obby Firman yang hadir di PN Palembang Klas 1 A Khusus, tampak terpukul saat mendengar hakim menolak gugatan Pra Peradilan anaknya secara keseluruhan.

Penasihat Hukum Lapor Propam, Mabes Polri, dan KY

PALEMBANG, PE – Majelis hakim yang diketuai Yosdi SH, menolak seluruh gugatan Pra Peradilan Obby Frisman melalui Penasihat Hukumnya yakni Suwito SH dan rekan, atas penetapan status tersangka penganiayaan yang mengakibatkan korban Dalwyn meninggal dunia. Hal itu terungkap dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Kls 1 A Khusus, Kamis (8/8).

Majelis hakim menolak seluruh gugatan yang diajukan pemohon, karena penetapan tersangka oleh penyidik Polresta Palembang ini telah sesuai aturan yang berlaku. Selain, karena sudah memenuhi dua alat bukti yang cukup.

Dalih pemohon yang menyebut terjadi kejanggalan dalam penetapan Obby sebagai tersangka itu juga terbantahkan, karena hakim menyebut untuk dapat membuktikan hal tersebut perkara ini harus masuk dalam pokok perkara terlebih dulu.

Menanggapi putusan ini, tim kuasa hukum Obby, Adv.Suwito Winoto,SH mengatakan, mereka tidak dapat menerima putusan ini karena hakim tak mempertimbangkan sejumlah bukti dan keterangan saksi yang sebelumnya dihadirkan di persidangan.

“Terkait gugatan ini kita akan melaporkan persoalan ini ke Komisi Yudisial atas putusan hakim ini, dan ke Propam Mabes Polri. Karena sampai detik ini kami berkeyakinan klien kami tidak bersalah,” ujarnya,

Sementara itu, Penasihat Hukum termohon dari Bidkum Polda Sumsel, AKBP Parlindungan Lubis,SH,MH menerangkan, pihaknya bersyukur hakim menolak seluruh gugatan dari pemohon ini. “Tentunya dalam menetapkan status tersangka penyidik telah bekerja sesuai prosedur. Sama dalam kasus ini juga berlaku hal serupa,” terangnya.

Di sisi lain kedua orang tua pemohon Romdania (42) ibu dari Obby Frisman Arkataku, terpukul dengan hasil putusan tersebut. “Tidak adil. Anak aku idak bersalah,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Obby Frisman Artakatu merupakan pembina Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMA Taruna Indonesia Semi Militer Plus. Obby ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kekerasan hingga mengakibatkan Delwyn (14) meninggal dunia, saat mengikuti MOS di sekolah tersebut. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here