Home Sumsel Hama Wareng Cokelat Serang Padi di SS III

Hama Wareng Cokelat Serang Padi di SS III

0
Petak sawah di Desa Sukamulya, Semendawai Suku III, OKUT, yang terkena serangan hama wereng cokelat.

MARTAPURA, PE-Petani padi di Desa Sukamulya Kecamatan Semendawai Suku (SS) III, OKU Timur, saat ini mengeluhkan hama wereng cokelat yang menyerang tanaman padi mereka. Ironisnya meski telah merugikan petani, hingga saat ini belum ada upaya dari dinas terkait untuk membasmi hama ganas tersebut.

“Harusnya ada upaya pemerintah melalui stakeholder terkait (Dinas Pertanian, red) untuk membasmi hama wereng yang semakin ganas ini. Namun sampai saat ini, petani disini hampir setiap hari menyemprot dengan biaya sendiri, “cetus Retno salah satu petani setempat dengan nada kesal, Kamis (11/7).

Padahal lanjut Retno, serangan wereng batang coklat ini sudah muncul pada musim tanam tahun lalu. Sehingga seharusnya sudah ada langkah antisipasi dari pihak terkait, agar musim tanam berikutnya hama ini tidak muncul lagi.

Wereng inikan, menurut dia, bisa meloncat, sehingga mudah berpindah dari satu sawah ke sawah lainnya. Akibat serangan hama tersebut, petani harus merelakan beberapa petak sawahnya rusak dan tidak dipanen. Pasalnya, hama yang menyerang itu menyebabkan batang padi lapuk

“Hama ini pun menyerang dari bawah batang padi hingga ke atas. Alhasil, padi pun tak bisa dipanen. Mirisnya, padi yang diserang hama ini tinggal menunggu panen saja, “katanya dengan nada kesal.

Sementara Kepala UPTD Pertanian Semendawai Suku III, Sulinah saat konfirmasi, membantah bila belum ada tindakan terkait serangan wereng coklat itu. Menurutnya, pihaknya belum ke desa tersebut karena belum waktunya. Pasalnya, desa yang ditangani di Kecamatan Semendawai Suku III cukup luas sawahnya. Namun pihaknya sudah memberikan pemberitahuan kepada patani disana, akan ada bantuan dari pihaknya untuk membasmi hama wereng.

“Gantian Mas, rencana Desa Sukamulya pada Jumat (12/07) akan ada gerakan membantu petani membasmi hama wereng. Jadi saya minta petani sabar, jangan asal mengadu saja ke wartawan. Kalau tidak percaya, silahkan awak media besok ikut kami ke lapangan,” tukas Sulinah. JAY

Selengkapnya baca di Harian Palembang Ekpres, edisi Jumat, 12 Juli 2019.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here