Home Headline News HD: Lomba Mewarnai, Pariwisata Kreatif

HD: Lomba Mewarnai, Pariwisata Kreatif

0
Gubernur Sumsel Herman Deru saat bernyanyi bersama anak-anak PAUD, disela-sela lomba mewarnai yang digelar Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, Palembang Ekspres dan HIMPAUDI Kota Palembang, di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), Gandus. FOTO: ALHADI FARID/PALPRES.

PALEMBANG, PE – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru sangat mendukung kegiatan yang mampu menyedot massa untuk mengenalkan museum. Salah satunya Lomba Mewarnai yang digagas Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Balaputra Dewa bersama Harian Umum Palembang Ekspres dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Indonesia (HIMPAUDI) Kota Palembang.

Menurut orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel ini, pariwisata kreatif yang dikemas dalam kegiatan Lomba Mewarnai mampu mengajak peserta mengenalkan dan mencintai sejarah. Bukan itu saja, para peserta usia dini juga mengetahui nilai sejarah baik pada masa kepurbakalaan hingga masa kerajaan.

“Dengan memperbanyak kegiatan di museum, anak-anak bisa tahu kalau hidup ini ada proses. Pengenalan awal terhadap siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tentang pentingnya sejarah. Untuk itulah, saya meminta kepada Palembang Ekspres jangan putus di sini, buat kegiatan lain sebanyak mungkin, ciptakan pariwisata kreatif agar masyarakat bisa berkunjung ke museum,” ulasnya.

Sementara itu, Lomba Mewarnai sesi kedua yang dilaksanakan di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (PTKS) Gandus diikuti 5.000 peserta. Para peserta berasal dari sejumlah lembaga PAUD di Sembilan kecamatan seperti Kecamatan Ilir Barat (IB) 1, IB 2, Seberang Ulu (SU) 1, SU 2, Plaju, Kertapati, Bukit Kecil, Jakabaring dan Gandus.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak anak-anak untuk bernyanyi di atas panggung. Alhasil, sejumlah orang tua maupun pengunjung lain mencoba mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel. Tak kurang empat lagu anak-anak, antara lain Bintang Kecil, Cicak, Balonku dan Naik Delman, dibawakan Gubernur Herman Deru bersama sejumlah anak yang antusias naik ke panggung.

Herman Deru pun merasa bangga melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti lomba mewarnai museum tersebut. Menurut dia kegiatan ini sebagai bentuk mengajarkan anak lebih bebas berkreasi.

“Kita semua pasti pernah melalui usia seperti mereka, jika bisa diputar balik kita tentu mau untuk kembali ke usia itu usia yang tanpa beban pikiran yang hanya menikmati kebahagiaan, tapi juga bisa menjadi malapetaka jika orang tua tidak punya arah yang jelas untuk membawa mereka,” kata Deru.

“Saya mengapresiasi sekali Palpres menggagas acara ini sebab mengajarkan anak itu tidak harus dengan kekakuan. Kita ajarkan dengan cinta terhadap sejarah, museum tempat kita mengingat masa lalu karena tidak ada masa sekarang kalau tidak ada masalalu,” tuturnya.

Dikatakan Herman Deru, salah satu bentuk pembelajaran yang sangat sederhana tapi bermakna yakni mengajarkan lisan dan hati yang baik sejak usia dini. “Lisan-lisan yang baik begitu juga hati yang bersih bak kain putih kita tanamkan di dalam hati anak usia dini seperti etika, perasaan saling menghargai karena epicentrumnya berada di dalam hati,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Umum Palembang Ekspres Muhammad Iqbal mengatakan, Lomba Mewarnai di TPKS Gandus merupakan rangkaian kegiatan untuk mengenalkan anak-anak dengan koleksi museum. Sebelumnya, kegiatan dengan massa 4.000 peserta sudah diselenggarakan di Museum Negeri Provinsi Sumsel Balaputra Dewa pada 7 Agustus kemarin.

“Insyaa Allah, kami bersama Museum Negeri Provinsi Sumsel Balaputra Dewa juga akan menyelenggarakan Lomba Mewarnai di Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Lubuklinggau,” ujarnya.

Tak hanya itu, Manajemen Harian Umum Palembang Ekspres bersama Museum Negeri Provinsi Sumsel Balaputra Dewa juga akan menyelenggarakan Sang Juara dengan melibatkan siswa SMA dengan lokasi perlombaan di museum.

“Tahun sebelumnya kami sudah pernah menyelenggarakan Sang Juara dengan sistem roadshow ke sekolah. Namun untuk kali ini, kami berencana melaksanakan Sang Juara di Museum Balaputra. Tujuannya, selain mengasah pengetahuan lewat lomba tersebut, kegiatan itu juga bisa mengenalkan anak-anak dengan museum,” tuturnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here