Home Ekonomi Investasi LM di BCA Syariah Mulai 10 Gram

Investasi LM di BCA Syariah Mulai 10 Gram

0

PALEMBANG, PE- BCA Syariah memberikan alternatif investasi kepada nasabah melalui pembiayaan emas dalam bentuk logam mulia dengan cara angsuran dan akad murabahah (jual beli).

“Sebagai salah satu alternatif investasi, pembiayaan kepemilikan logam mulia masih perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat dan BCA Syariah masih berupaya untuk meningkatkan awareness masyarakat untuk berinvestasi khususnya dalam bentuk logam mulia,” ujar Muhammad Ilham Qolbi, Account Officer Commercial & Corporate BCA Syariah Palembang.

Bagi masyarakat yang berminat berinvestasi maka nasabah dapat mengajukan pembiayaan emas mulai dari setara pembiayaan untuk 10 gram sampai dengan Rp150 juta.

Selain itu, BCA Syariah menawarkan banyak perbedaan untuk investasi logam mulia dibandingkan dengan program yang ada di bank lainnya.

“Keamanan dan kenyamanan nasabah selalu menjadi prioritas kami. Oleh karena itu, dalam menyalurkan pembiayaan emas BCA Syariah bekerjasama langsung dengan ANTAM dalam hal penyediaan logam mulia,” katanya.

Hal ini untuk memberikan jaminan keaslian dan ketersediaan logam mulia kepada nasabah. Dalam proses pengajuannya juga sangat mudah, nasabah cukup mengisi form aplikasi dan melampirkan copy KTP, NPWP dan buku tabungan saja.

“Bahkan BCA Syariah juga memberikan opsi penutupan asuransi jiwa bekerjasama dengan asuransi terpercaya,” lanjutnya.

Selain itu pembiayaan emas BCA Syariah menawarkan berbagai keunggulan diantaranya, Aman yakni nasabah tidak perlu khawatir dengan keaslian emas karena jaminan pembiayaan emas adalah emas bersertifikat Antam.

“Nasabah dapat memilih penutupan asuransi jiwa pada asuransi terpercaya, serta Nyaman yakni syarat dokumen mudah cukup copy ktp, NPWP dan buku tabungan serta proses cepat, nasabah dapat melakukan akad pada hari yang sama,” katanya.

Dan Menguntungkan karena dengan pilihan jangka waktu mulai dari 2 sampai 5 tahun, nasabah dapat menyesuaikan dengan kemampuan nasabah.

Untuk nasabah yang berminat sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nasabah memberikan DP (uang muka) minimal 20% sedangkan selebihnya nasabah dapat memperoleh pembiayaan dari Bank. LA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here