Home Headline News Jumlah Wisatawan Sumsel Naik 14,5 Persen, Ini Strategi yang Dilakukan Disbudpar Sumsel

Jumlah Wisatawan Sumsel Naik 14,5 Persen, Ini Strategi yang Dilakukan Disbudpar Sumsel

0

MUARA ENIM, PE – Pertumbuhan jumlah wisatawan di Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan manfaat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Diketahui, jumlah wisatawan di Sumsel meningkat hingga 14,5 persen.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel mencatat ada tiga sektor UMKM yang mendapat peningkatan sebagai imbas dari meningkatnya jumlah wisatawan di Sumsel seperti industri kayu, pakaian jadi dan industri olahan.

“Sektor pariwisata ini sangat berpotensi dalam mendukung ekonomi kerakyatan. Lewat pariwisata ini juga manfaatnya bisa langsung dirasakan UMKM,” terang Kepala Subdit Pariwisata, Industri, dan Perdagangan, Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Hari Wibawa kepada palpres.com dalam Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata se Sumsel di Hotel Griya Sintesa, Senin (9/3).

Dalam kesempatan tersebut terlihat hadir Kepala UPTD Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata se Sumsel, PHRI dan lainnya.

Tahun lalu, sebut Hari, jumlah wisatawan di Sumsel meningkat cukup signifikan hingga menyentuh angka sembilan juta orang baik lokal maupun mancanegara.

“Kenaikan jumlah wisatawan berkisar 10-15 persen, jumlah ini harus dipertahankan. Oleh sebab itulah harus didukung dengan infrastruktur yang memadai,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan Aufa Syahrizal Sarkomi, menambahkan, Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel merupakan upaya dalam mensinergikan program kerja dari pusat, provinsi maupun daerah. Dengan begitu, kegiatan yang sudah direncanakan bisa terukur.

“Kita sudah banyak mendengarkan informasi dari pusat, artinya banyak sekali kegiatan yang bisa disinergikan. Tinggal bagaimana daerah memberikan respon positif, jika ingin mengembangkan potensi daerahnya bisa berkoordinasi dengan provinsi maupun pusat,” jelasnya.

Lebih jauh terang Aufa, jumlah wisatawan di Sumatera Selatan mengalami peningkatan hingga 14,5 persen, ditargetkan tahun ini bisa naik menjadi 25 persen.

Menurut Aufa, target ini bisa saja tercapai sebab daerah mulai berpacu membangun dan mengembangkan desinasi wisata.

“Desinasi wisata yang menjadi unggulan kita adalah wisata alam, budaya dan sejarah. Oleh sebab itulah perlu adanya kerjasama baik dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, NGO dan media. Dengan kerjasama ini bisa kembali meningkatkan jumlah wisatawan kita,” terangnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here