Home Kriminal Kepala dan Tangan Korban Mutilasi Karoman Ditemukan?

Kepala dan Tangan Korban Mutilasi Karoman Ditemukan?

0

INDRALAYA. PE- Lebih dari sepekan peristiwa penemuan mayat tanpa kepala dan tangan yang tertelungkup di area persawahan Dusun II Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir (O), Kamis (6/6), hingga saat ini potongan kepala dan kedua tangan belum ditemukan. Bahkan belum ada penetapan tersangka, oleh pihak kepolisian.

Kini, beredar kabar melalui media sosial (medsos) bila bagian kepala serta kedua tangan korban mutilasi bernama Karoman (42) tersebut telah ditemukan. Hal ini diketahui setelah salah satu netizen mengupload foto potongan kepala beserta kedua tangan, yang menyerupai organ tubuh manusia.

Sontak saja, akibat postingan tersebut telah menggiring keingintahuan warga masyarakat desa setempat, untuk membuktikan kebenaran informasi yang lebih sepekan terakhir ini menggegerkan warga masyarakat Bumi Caram Seguguk.

Saat dikonfirmasi, aparat Kepolisian Sat Reskrim Polres OI belum bisa memberikan komentar terkait informasi dugaan temuan potongan tubuh korban mutilasi yang kini telah viral di dunia maya tersebut.

Menurut KBO Reskrim Polres OI IPTU Sondi Fraguna SH, postingan itu tidaklah benar alias “Hoax”. “Itu tidak benar. Kami masih melakukan upaya-upaya penyelidikkan untuk mengungkap kasus ini. Nanti setelah ada perkembangan segera saya informasikan,” tandas IPTU Sondi Fraguna SH, Minggu (16/6) melalui pesan singkat whatsapp.

Sementara diketahui, bertepatan dengan hari kedua pelaskanaan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, warga masyarakat Dusun II Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI digemparkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang diketahui bernama Karoman (42) warga setempat.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga dalam posisi tertelungkup tanpa kepala dan tangan. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata diketahui bila mayat berjenis kelamin laki-laki itu merupakan korban mutilasi.

Aparat Kepolisian belum bisa memastikan motif pelaku yang dengan sengaja melakukan upaya pembunuhan terhadap korban, yang semasa hidup bekerja sebagai pencari ikan itu.

Dugaan awal, motif pembunuhan dilatarbelakangi masalah selisih paham. Seperti yang disampaikan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat berkunjung ke Universitas Sriwijaya (Unsri) Jumat (14/6) lalu. VIV

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here