Home Sumsel Kisah Dibalik Karhutla, Manusia hingga Hewan Eksodus

Kisah Dibalik Karhutla, Manusia hingga Hewan Eksodus

0
Rusa yang tertangkap saat keluar dari lahan yang terbakar, beberapa waktu lalu.

MURATARA, PE- Banyaknya dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran lahan disejumlah wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), akhir-akhir ini. Selain menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang lahannya terbakar, banyak hewan mulai meninggalkan habitatnya, termasuk masyarakat Muratara pindah sementara.

Hal tersebut seperti diceritakan beberapa warga di Kecamatan Karang Dapo yang saat ini menjadi lokasi terbesar kebakaran lahan. Menurut mereka, pada saat pemadaman kebakaran lahan disana warga menemukan sepasang rusa yang keluar dari kobaran api untuk menyelamatkan diri. Satu ekor rusa berhasil ditangkap warga, karena saat berlari masuk kedalam parit sedalam 2 meter.

Diungkapkan Budi Iskandar, warga Keluaran Karang Dapo, Selain dua rusa yang ditemukan warga saat memadamkan api dilahan yang terbakar, ada juga warga yang melihat seekor beruang berukuran besar seperti manusia yang belari dari kepungan api. Beruntung pada saat itu, binatang buas tersebut tidak menyerang warga disana.

Hal lain disampaikan M Sukari, warga Kecamatan Rupit. Akibat kabut asap yang sudah mencemari udara di Kabupaten Muratara, dia beberapa hari lalu terpaksa memindahkan sementara anak dan istrinya ke wilayah Curup Kota Bengkulu demi kesehatan. Karena sehari sebelum dia memindahkan keluarganya, dua anaknya yang masih kecil saat tidur seperti sesak saat bernapas.

Dengan alasan itulah sampai benar-benar udara di Kabupaten Muratara bersih, baru dia akan menjemput anak dan istrinya. Karena menurut Sukari, kondisi udara seperti saat ini sangat berpengaruh bagi kesehatan “Kita saja sebagai orang tua sudah mulai batuk-batuk, apalagi anak-anak. Meskipun mengunakan masker, itu bukan solusi, “ungkapnya.

Kepada pemerintah dia berharap dapat segera mengatasasi hal tersebut, serta memberi ketegasan bagi pihak perusahaan yang lahannya terbakar untuk segera dipadamkan. “Karena selain menimbulkan kerugian bagi warga, kesehatan masyarakat juga ikut terancam akibat kebakaran lahan itu,” tegasnya. SON

Baca Juga  Lindungi Hak-hak Anak, Masyarakat Desa Biaro Baru Ikuti Sosialisasi PATBM
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here