Home Kriminal Kurir 20 Kg Sabu dan 18 Ribu Ekstasi Diupah Rp 2 Juta

Kurir 20 Kg Sabu dan 18 Ribu Ekstasi Diupah Rp 2 Juta

0
Terdakwa Michael Kosasih saat menjalani persidangan di PN Palembang.

PALEMBANG, PE – Terdakwa Michael Kosasih (27) yang terjerat kasus narkotika dengan barang bukti 18 ribu pil ekstasi dan sabu seberat 20 kg, menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1 A Khusus Palembang, Rabu (6/11).

Sidang digelar dengan agenda mendengarkan saksi dari pihak BNNP Sumsel. Dimana, Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Palembang Imam Murtadlo SH, juga turut serta menghadirkan satu koper biru besar ke hadapan majelis hakim yang diketuai Erma Suharti SH.

Koper tersebut digunakan tersangka untuk membawa membawa narkoba.

Saksi dari petugas BNN menerangkan, penangkapan bermula dari pihaknya mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dari Batam. Kemudian, mereka melakukan penyelidikan di kawasan Tangga Buntung lalu didapati terdakwa dan saat diperiksa didalam mobil ditemukan koper berisikan 20 kilo sabu dan 18 ribu butir ektasi.

“Dari hasil interogasi terdakwa mengaku hanya diperintah Aan (DPO) untuk mengantarkan narkoba tetsebut kepada Aap (DPO), dengan upah Rp 2 juta. Barang tersebut milik Evan, dan terdakwa baru satu kali mengantarkan narkotika tersebut, “ujar saksi.

Berdasarkan dakwaan JPU, diketahui terdakwa menerima permintaan mengantar narkotika dari Aan (DPO).

Aan meminta terdakwa untuk mengantar mobil ke parkiran depan KFC Simpang Empat Fly Over Simpang Bandara, tepatnya di Jl. Soekarno Hatta Karya Baru Kec. Alang-alang Lebar Kota Palembang bersama RESI (DPO). Permintaan itu disanggupi oleh terdakwa.

Keesokan harinya, setelah mengambil mobil Mobil Merk Toyota Agya Warna Kuning dengan Nomor Polisi BG 1734 ZYdirumah sdr. Aan (DPO), mereka pun berangkat ketempat yang sebelumnya sudah disepakati.

Namun belum sempat bertransaksi narkoba, datanglah sekelompok orang yang berpakaian sipil dan mengaku anggota dari BNNP Sumsel.

Baca Juga  Kurir 915 Gram Sabu dan 772 Butir Ineks Dijerat Pasal Berlapis

Mereka mengejar mobil yang terdakwa naiki dan menghentikan laju mobil tersebut, kemudian langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Michael, akan tetapi pada saat penangkapan Resi (DPO) berhasil melarikan diri

Atas perbuatannya, terdakwa diancam pidana menurut pasal 114 (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati.

“Sidang ditunda dan akan kembali dilanjutkan pekan depan, dengan agenda mendengarkan saksi kembali dari petugas BNNP Sumsel,”tutup majelis hakim. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here